Jadi Korban Order Fiktif, Pedagang Makanan di Bandar Lampung Ini Pilih Sumbangkan ke Panti Asuhan

Korban Orderan Fiktif di Bandar Lampung | Lampungpro.co

Senin, 26 Juli 2021       882 Views      Febri      PEOPLE
BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pedagang katering makanan asal Gunung Sulah, Bandar Lampung bernama Umi Khulsum (30), menyumbangkan puluhan nasi kotaknya kepada panti asuhan. Sebelumnya Umi Khulsum bersama sejumlah pedagang dan pegiat UMKM lainnya, menjadi korban orderan fiktif ditengah diperpanjangnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)

Umi Khulsum mengatakan, pada Sabtu (24/7/2021) malam, menerima orderan dari seseorang yang mengaku bernama Husein, untuk mengirimkan 180 nasi kotak isi ayam kecap. Umi diminta untuk mengantarkan orderan tersebut ke alamat di depan Masjid Al-Mabrur, Jalan Gunung Agung, Kupang Kota, Telukbetung Utara, Bandar Lampung pada Minggu (25/7/2021) siang.

"Sesampainya di lokasi, pelaku kemudian memblokir nomor korban, sehingga tidak bisa lagi dihubungi. Namun sebelum diblokir, pelaku sempat bilang sedang berada di laut. Memang di lokasi ada yang namanya Husein dan alamatnya benar, tapi dia merasa tidak memesan apapun dan tidak mengenali nomor telepon yang dipesan," kata Umi Khulsum, Senin (26/7/2021).


SEBELUMNYA : Selama PPKM, Empat Pedagang di Bandar Lampung Jadi Korban Order Fiktif, Rugi Jutaan

Mengetahui menjadi korban order fiktif senilai Rp1,5 jutaan, Umi merasa shock dan berpikir mau dikemanakan nasi sebanyak itu. Beruntung ada sebagian warga yang membeli paketan nasinya tersebut, meski tidak banyak yang didapat. Alhasil sebagian nasi kotak yang sudah terlanjur dibuat itu, kemudian diberikan untuk anak yatim di panti asuhan.

"Saya sudah ikhlas dan anggap saja ini jadi pengalaman buruk selama saya dagang. Saya merintis usaha sejak setahun ini, namun baru kali ini saya mendapatkan orderan fiktif yang masuk ke ke saya sebanyak itu," ujar Umi Khulsum.

Awalnya pelaku ini memesan dengan alasan order sebanyak itu, untuk disajikan dalam acara yang diadakan di masjid tersebut. Total ada 100 nasi kotak yang dibagikan ke panti asuhan oleh Umi Khulsum. (***)

Editor : Febri Arianto




#PPKM # Covid-19 # UMKM # Penipuan # Fiktif # Pedagang # Bandar Lampung # Makanan
Related Post
COMMENTS