Pembunuh Wanita di Kalianda Belum Terungkap, Tubuh Penuh Luka, Motor Hilang, Banyak Botol Miras

Sejumlah aparat Polres Lampung Selatan saat olah tempat kejadian perkara, Jumat (13/8/2021). LAMPUNGPRO.CO/HENDRA

KALIANDA (Lampungpro.co): Pembunuhan wanita muda berinisial S (29) warga Palembang Sumatera Selatan di indekos milik Nur, Dusun Sebayak, Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung, masih misterius. Jasad wanita ini ditemukan persis di samping agen PO Bus Rosalia Indah Kalianda, Lampung Selatan (bukan indekos milik agen PO Rosalia sebagaimana berita sebelumnya), pada Jumat (13/8/2021) pukul 08.30 WIB.


Wanita ini oleh warga setempat dikenal bernama Sher. Korban dua tahun belakangan ini berdomisili di Kalianda dengan cara berpindah-pindah indekos.

Menurut penuturan rekannya, korban sejak beberapa tahun belakangan ini memiliki kekasih warga Kalianda, sehingga berniat pindah domisili menjadi warga Lampung Selatan dengan ikut kartu keluarga kekasihnya tersebut.

BACA JUGA: Geger, Warga Temukan Wanita Terbunuh dengan Leher Tergorok di Desa Kedaton Kalianda

“Terakhir saya lihat Whatsapp-nya aktif sekitar pukul 21.26 WIB. Itu pun saya lihat tadi siang setelah heboh Mbak (Sher) meninggal katanya dibunuh,” kata rekannya yang tak bersedia disebut identitasnya.

Dia menyebutkan korban masih memiliki ibu yang sudah tua dan seorang anak yang masih dinafkahi di kampung halamannya. Menurut dia, pada Kamis (12/8/2021) malam, sekitar pukul 21.00 WIB memang terdengar keributan di kamar korban. 

Namun karena sudah malam, tidak ada yang berani melihat ke kamar korban. “Akhirnya, pagi tukang sayur langganan Mbak (Sher) ke kamar. Katanya sudah curiga, karena pintu gak tertutup rapat dan kamar dalam kondisi gelap. Begitu melihat banyak darah, langsung tukang sayur keliling itu lapor dengan warga lain,” katanya.

Dia melanjutkan korban memiliki sepeda motor merk Yamaha Mio yang kreditnya sebentar lagi selesai. Kemudian HP Android yang biasa dipakai sehari-hari. “Infonya motor dan HP diambil pelaku. Tapi cincin dan gelang emas katanya ngak diambil atau ngak sempat diambil,” katanya.

Namun Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Enrico Donald Sidauruk belum bisa memberikan keterangan rinci terkait pembunuhan ini. Menurut dia, petugas masih melakukan serangkaian penyidikan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa keterangan sejumlah saksi. 

“Kami masih olah tempat kejadian perkara, dan jenazah korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk otopsi dan mengambil keterangan sejumlah saksi. Nanti jika ada perkembangan, kawan-kawan media pasti kami undang,” kata mantan Kapolsek Penengahan ini.

Sementara menurut sejumlah saksi mata, di tubuh korban terdapat banyak tanda-tanda kekerasan. Seperti leher yang digorok dengan senjata tajam, baju robek dan lengan lebam akibat pukulan. “Korban mati dibunuh, banyak bekas kekerasan di tubuh korban. Selain itu di lokasi ditemukan botol minuman keras merk Anggur Merah yang habis diminum, puntung rokok dan ceceran darah di kamar korban,” kata saksi mata. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Reportase: Hendra



#Pembunuhan # korban # pelaku # Polres Lampung Selatan # Kalianda # kekerasan # tempat kejadian perkara
Berita Terkait
Ulasan
X