Hendak Tukar Pesanan, Ojol di Bandar Lampung Ini Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

Rekaman CCTV Pengemudi Ojol Diduga Dikeroyok Sejumlah Orang | Lampungpro.co/DOK

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Seorang pengemudi ojek online diduga menjadi korban pengeroyokan, saat hendak menukarkan pesanan di salah satu rumah makan di Jalan Dakwah Ujung, Labuhan Ratu, Kedaton, Bandar Lampung pada Senin (23/8/2021). Atas hal ini, pengemudi yang diketahui bernama Joddy Wijaya (24) warga sekitar rumah makan, melapor ke kepolisian.

Kejadian pengeroyokan tersebut terekam dalam Kamera CCTV. Ada pun kronologis ini bermula dari seorang warga Tanjung Senang, yang memesan ayam geprek. Setelah mendapat pesanan dan dikirim ke pelanggann, ternyata pesanan tersebut tertukar.

"Saya sudah antar pesanan, tapi ditelepon lagi sama konsumen karena pesanan beda. Saat itu yany dipesan di aplikasi ayam geprek, tapi yang didapat cumi, kemudian saya harus balik lagi ke rumah makan untuk mengganti makanan itu," kata Jody Wijaya saat ditemui awak media.

Saat hendak kembali ke rumah makan dan menukarkan makanannya, ia kemudian dikeroyok sejumlah karyawan di rumah makan tersebut. Jody mengaku ada sekitar tujuh orang yang melakukan pengeroyokan terhadap dirinya, hingga mengalami luka pada bagian wajah.

"Sekitar tujuh orang tiba-tiba mengeroyok saya dan dipukul hingga luka. Ada yang mukul saya pakai helm dan tangan kosong beberapa kali ke wajah saya, kemudian dari kejadian ini saya langsung lapor ke Mapolsek Kedaton," ujar Jody Wijaya.

Sementara itu, pemilik rumah makan Ruli Boyke Hastien (40) membantah adanya pengeroyokan terhadap pengemudi ojek online, yang diawali karyawannya. Dari keterangab Ruli, kejadian itu diawali oleh pengemudi ojek online yang menarik kerah baju karyawannya.

"Karyawan saya sudah minta maaf dan membuat pesanan yang sesuai, tapi malah ojek online itu marah. Kemudian dia berbicara kasar, lalu menarik kerah baju karyawan saya seperti yang terekam kayak di CCTV ini," ungkap Ruli.

Ruli menilai pesanan yang harusnya diberikan ke Joddy, kemungkinan tertukar oleh pengemudi ojek online. Kemudian yang lain menengahi supaya tidak terjadi keributan, namun Joddy tidak terima hingga terjadi keributan. Atas hal ini, pemilik rumah makan berharap bisa diselesaikan secara kekeluargaan. (***)

Editor : Febri Arianto


>

#Penganiayaan # Pengeroyokan # Ojol # Rumah Makan # Polsek Kedaton
Berita Terkait
Ulasan