Mal di Bandar Lampung Mulai Syaratkan Kartu Vaksin dan Aplikasi PeduliLindungi untuk Masuk

Manager Mall Boemi Kedaton (MBK), Andreas Purwanto. LAMPUNGPRO.CO/SANDY

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Bandar Lampung beberapa mal boleh buka dan beroperasi dengan syarat dan ketentuan. Beberapa persyaratan itu menunjukan kartu vaksin, aplikasi PeduliLindungi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes)  ketat.

Manager Mall Boemi Kedaton (MBK), Andreas Purwanto, mengatakan saat ini manajemen masih menerapkan prokes ketat dan belum sepenuhunya mensyaratkan kartu vaksin dan aplikasi PeduliLindungi. "Sekarang ini kita terapkan prokes ketat 5M dan disiplin saja. Syarat kartu vaksin akan kita terapkan nanti kalau sebagian besar masyarakat Lampung sudah divaksin semuanya," ucapnya kepada Lampungpro.co, Rabu (25/8/2021).

Andreas menambahkan untuk saat ini jumlah pengunjung yang dibolehkan masuk dibatasi hanya 50%. "Ke depan kalau sudah menjadi peraturan baru kita terapkan kartu vaksin dan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk. Karena belum semua menggunakan kartu vaksin karena sebagian besar masyarakat belum semua divaksin," ucapnya.

Sementara itu, Legal Division Swalayan Simpur Syech Hud Ismail menjelaskan akan menerapkannya setelah ada instruksi dari Wali Kota. "Kami sudah berkoordinasi semua manajemen. Pengunjung dan karyawan dapat menunjukan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan protokol kesehatan yang ketat, dan untuk protokol kesehatan sangat kita perketat bagi pedagang dan pembeli. Beberapa pelanggar sudah kita kenakan sanksinya," terangnya. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Reportase: Sandy

 



#kartu vaksin # aplikasi pedulilindungi # mal # pusat perbelanjaan # mall boemi kedaton # bandar lampung # protokol kesehatan
Berita Terkait
Ulasan