Persiapan Tatap Muka, Vaksinasi Pelajar Lampung Selatan Mulai di Natar dan Kalianda 12 September

Bupati Nanang Ermanto didampingi Sekda Thamrin saat evaluasi penanganan Covid-19, Jumat (27/8/2021). LAMPUNGPRO.CO

KALIANDA (Lampungpro.co): Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berencana memulai vaksinasi pelajar pada 12 September 2021. Rencananya, vakasinasi bagi pelajar dan masyarakat umum itu akan dipusatkan di Kecamatan Kalianda dan Natar mulai 12 September 2021.


Untuk pelajar, vaksinasi dilaksanakan di SLTPN 1 Kalianda, SLTPN 2 Kalianda, SLTPN 2 Natar, SLTA Negeri 1 Kalianda, SLTA Negeri 2 Kalianda, dan SLTA Negeri 1 Natar. Bagi masyarakat umum, vaksinasi dipusatkan di Kelurahan Way Urang, dan Desa Kedaton Kecamatan Kalianda, dan Desa Kalisari, Kecamatan Natar.

“Saya minta dua kecamatan ini dipersiapkan serius. Jangan sampai terjadi kerumunan, ini harus menjadi perhatian kita karena menyangkut nama baik pemeirntah daerah. Bahwa kita sangat serius dalam menangani pandemi Covid-19,” kata Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, para rapat evaluasi penanganan Covid-19 di bersama Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin, dan para kepala OPD, di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Jumat (27/8/2020).

Pada kesempatan itu, Bupati Nanang menyoroti keinginan wali murid untuk dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Menurut Nanang, saat ini pihaknya masih memprioritaskan keselamatan dan kesehatan para peserta didik dan tenaga pengajar jika sekolah tatap muka diterapkan. 

Dia mengingatkan, vaksinasi terhadap guru dituntaskan terlebih dahulu sebelum tatap muka. Nanang menyebut, tingkat vaksinasi di Kabupaten Lampung Selatan masih sangat rendah. Dimana untuk tenaga pendidik tingkat vaksinasi hingga kini baru mencapai 60%.

“Keinginan untuk sekolah tatap muka ini PR bagi kita. Karena tingkat vaksinasi kita masih rendah. Kita tidak tahu kondisi di lapangan, belum lagi jika ada guru yang orang tanpa gejala. Banyak juga guru-guru kita yang dari Bandar Lampung,” kata Nanang.

Kegiatan dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Badruzzaman. Dalam arahannya terdapat beberapa poin yang ditekankan Bupati Lampung Selatan. Pertama, terkait status Kabupaten Lampung Selatan yang saat ini berada pada zona oranye dan mendapat kelonggaran dari PPKM level 4 menjadi level 3.

Kendati demikian, Bupati Nanang menegaskan, tidak ada perbedaan dalam penanganan pengendalian Covid-19 dengan level 4 meski saat ini statusnya turun menjadi level 3. “Kita tidak boleh lengah dan menyerah, meskipun saat ini statusnya turun level. Karena bilamana kita lengah dan tidak ada langkah-langkah serius, saya khawatir kasus Covid-19 akan kembali tinggi. Semua bisa saja berubah sesuai situasi dan kondisi,” tegasnya.

Kemudian, atas capaian itu, Nanang juga mengapresiasi seluruh pihak, baik TNI/Polri, para Tenaga Kesehatan, Satgas Covid-19 dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa termasuk masyarakat yang telah bekerja keras menekan laju penyebaran virus Corona. 

Nanang berharap, penurunan status PPKM level 4 ke level 3 tersebut dijadikan pemicu agar Satgas Covid-19 tetap semangat melakukan sosialisasi protokol kesehatan ke masyarakat dan menekan laju penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan.

“Tim kabupaten dan kecamatan terus memantau, tidak ada toleransi sebelum daerah kita benar-benar aman menjadi zona hijau. Jangan kita merasa puas sebelum masyarakat kita bisa kembali beraktivitas normal. Ini tugas kita semua sebagai pejabat. Dengan kebersamaan dan gotong royong semua permasalahan bisa kita atasi,” tuturnya. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Laporan: Hendra



#ppkm level 3 # lampung selatan # covid-19 # isolasi mandiri # darurat covid-19 # rapid test # swab antigen # rumah sakit
Berita Terkait
Ulasan