PT Great Giant Pineapple Eskpor Produk Langsung ke Singapura Melalui Pelabuhan Panjang

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (tengah) bersama Welly Soegiono Corporate Affair Director PT GGP (kanan) saat melepas ekspor di Pelabuhan Panjang, Minggu (29/8/2021). LAMPUNGPRO.CO/PEMPROV LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melepas ekspor perdana produk PT Great Giant Pineapple (GGP) langsung ke Singapura menggunakan layanan Meratus Internasional bertempat di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, Minggu (29/8/2021). Pelepasan yang dilakukan secara simbolis itu ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pemecahan kendi, dengan disaksikan Sesmenko Perekonomian Susiwijono, Ceo Meratus Farid Belbouab, dan Corporate Affair Director PT GGP Welly Soegiono.


"Besar harapan kami, apa yang kita selenggarakan hari ini merupakan titik balik dari pemulihan ekonomi baik regional maupun nasional. Terlebih lagi kerjasama yang dilakukan berkaitan dengan aktivitas ekspor produk olahan pertanian yang memang menjadi unggulan serta sektor prioritas ekonomi Lampung," kata Gubernur Arinal.

Kontribusi sektor industri pengolahan Lampung pada 2020 sebesar 19.41% dari total PDRB Lampung. Sedangkan, sektor perdagangan merupakan penyumbang PDRB terbesar ke tiga dengan kontribusi pada 2020 sebesar 11,14%. Struktur Ekspor pada bulan Juni 2021, industri pengolahan (Lemak dan minyak hewan nabati, Olahan buah-buahan, sayuran, daging, ikan dan pulp) menyumbang 75,5% dari total nilai ekspor.

Pada sambutan yang ditayangkan video, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto berharap inisiasi yang dilakukan Provinsi Lampung dapat membuat banyak perusahaan yang melakukan ekspor. Kerja sama dengan perusahaan pelayaran untuk meningkatkan perekonomian.

Pada kesempatan yang sama, Sesmenko Perekonomian Susiwijono mengatakan hambatan ekspor saat ini seperti masalah kontainer, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Tentunya di tengah pandemi ini, tidak hanya kontainer saja yang menjadi hambatan, tetapi juga harga cost juga naik.

CEO Meratus Line, Farid Belbouab mengungkapkan layanan rute baru diluncurkan untuk menghubungkan  Lampung melalui Pelabuhan Panjang menuju Singapura oleh Meratus Line, operator kapal dan pelayaran  terkemuka di Indonesia. Diharapkan rute baru ini dapat menjadi peluang peningkatan perdagangan barang dan jasa antara dua wilayah. Beroperasinya layanan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya ekspansi Meratus Line untuk terus memimpin industri logistik di Indonesia.

PING Service, sebutan layanan Panjang-Singapore-Panjang ini akan rutin berlayar setiap minggu dengan pilihan waktu yang tepat pada hari kerja, dengan dilayani oleh kapal Meratus Samarinda yang memiliki kapasitas 350 TEUs. Langkah berani Meratus Line ini seiring dengan tujuan untuk mulai meninggalkan jejak di kancah pelayaran Internasional dengan reputasi baik yang berkelanjutan.

Untuk memangkas waktu perjalanan yang berimbas pada efektifitas pengiriman barang, rute ini dijalankan direct dari Pelabuhan Panjang menuju Singapura dan tidak ada pemberhentian di terminal lain. Direct service ini diberikan sebagai bentuk layanan terbaik Meratus Line bagi client yang mengutamakan waktu serta kualitas pengiriman. 

Bukan hanya itu, rute ini juga didedikasikan untuk mendukung pemerintah Indonesia untuk menjaga dan meningkatkan konektivitas perdagangan dengan negara tetangga, terlebih dalam situasi sulit karena dampak dari pandemi Covid-19. Pemilihan Lampung sebagai pioner gebrakan inovasi Meratus Line ini tak lepas dari dukungan mitranya, PT GGP yang memiliki komoditi ekspor yang tinggi mitranya. 

PT GGP yang memiliki komoditi ekspor yang tinggi khususnya dalam produk nanas kaleng yang dilakukan ekspor ke berbagai negara.“Melalui kerja sama yang baik ini diharapkan akan dapat mempercepat distribusi produk kami sehingga sampai ke tangan konsumen dengan lebih cepat dan efisien. Ke depannya juga GGP dapat terus berinovasi dalam produk sehingga dapat terus memperluas perdagangannya ke berbagai negara di dunia serta menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lampung khususnya,” ungkap Welly Soegiono Corporate Affair Director PT GGP. (***)

Editor: Amiruddin Sormin
 



#ekspor # impor # produk olahan # pt great giant pineapple # pemprov lampung # pelabuhan panjang # kementerian peridustrian
Related Post
COMMENTS