Bobol Bengkel di Pasar Madang Kota Agung, Pelakunya Pria ini dan Dua Remaja Tanggung

Pelaku AR dan barang bukti yang disita polisi. LAMPUNGPRO.CO/HUMAS POLRES TANGGAMUS

KOTA AGUNG (Lampungpro.co): Polsek Kota Agung Polres Tanggamus menangkap sekaligus tiga tersangka dugaan pembobol di bengkel di Jalan Harapan Kelurahan Pasar Madang, Kota Agung, Tanggamus. Ketiga tersangka merupakan warga Kecamatan Kota Agung, Tanggamus. Di antaranya ketiga tersangka, seorangnya berusia dewasa berinisial AR (36) dan 2 lainnya masih dibawah umur berinisial MH (17) dan DA (17). 


Kapolsek Kota Agung Polres Tanggamus AKP Sugeng Sumanto, mengungkapkan ketiga tersangka ditangkap atas laporan korbannya Suhadi (39) warga Jalan Harapan Kelurahan Pasar Madang, Kota Agung. Pasalnya, korban kehilangan sejumlah alat perbengkelan bernilai hampir Rp9 juta rupiah dalam kejadian pencurian yang terjadi di bengkelnya pada 27 Juli 2021. 

"Atas penyelidikan tersebut, sehingga ketiga tersangka dapat teridentifikasi dan berhasil ditangkap pada Jumat, 10 September 2021 pukul 00.30 Wib," ungkap AKP Sugeng Sumanto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, Senin (13/9/2021). 

Menurut Kapolsek, dalam penangkapan ketiga tersangka tersebut, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah alat cutting whell warna merah dan satu buah gerinda tangan warna merah. "Barang bukti tersebut diamankan di rumah salah satu tersangka dengan niat untuk dijual," kata AKP Sugeng. 

Kapolsek menjelaskan, pencurian terjadi pada Selasa (27/7/2021) sekitar pukul 04.00 WIB berupa alat-alat perbengkelan yaitu satu buah cutting whell, satu gerinda tangan, satu generator 3000st, dan satu roda. Pencurian diketahui oleh korban sekitar pukul 04.30 WIB saat mengecek bengkel. 

Dia mendapati barang-barang yang berada di bengkel tidak ada lalu korban bersama saksi mencari di seputaran bengkel akan tetapi tidak ketemu. Akibat kejadian  tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp9 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kota Agung.

Atas ditemukannya dua barang bukti tersebut, pihaknya juga masih melakukan pencarian barang bukti lain yang diakui tersangka dijual kepada penadah yang telah diketahui identitasnya. Selain menangkap tiga tersangka tersebut, pihaknya juga masih mencari satu pelaku lain yang diketahui identitasnya dan ditetapkan masuk daftar pencarian orang (DPO). 

Adapun peran masing-masing tersangka yakni AR memesan dan menyuruh ketiga pelaku untuk MH, DA dan N (DPO) untuk mencuri di bengkel korban. "Atas permintaan AR, ketiga pelaku mencongkel pintu bengkel lalu masuk ke dalam bengkel dan mengambil barang-barang tersebut lalu dijual kepada pelaku AR," imbuhnya. 

Atas penjualan barang hasil curian tersebut, pelaku MH, DA dan N (DPO) mendapatkan uang dari AR sebesar Rp700 ribu yang diterima oleh N DPO. "Menurut keterangan AR dia memberikan uang sebesar Rp700 ribu kepada N (DPO) dan menurut DA, MH mereka masing- mendapat Rp100 ribu dari N," ujarnya. 

Saat ini ketiga tersangka dan barang bukti ditahan di Polsek Kota Agung guna proses penyidikan lebih lanjut. "Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal tujuh tahun penjara. Terhadap anak di bawah umur, penyidikannya mengacu UU Peradilan Anak," tandasnya. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Sumber: Humas Polres Tanggamus




#pencurian # polsek kota agung # polres tanggamus # pelaku # korban # barang bukti # pidana # uu perlindungan anak
Related Post
COMMENTS