Hari Ini, 52 SD dan SMP di Bandar Lampung Mulai Belajar Tatap Muka

Suasana Hari Pertama Belajar Tatap Muka di Bandar Lampung | Lampungpro.co/Asandy

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Sejumlah sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA, Sederajat di Bandar Lampung mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin (13/9/2021). Dalam hari pertama tatap muka setelah kurang lebih satu setengah tahun sekolah dalam jaringan (Daring) ini, para siswa turut antusias.

Salah satu sekolah yang melaksanakan PTM saat ditemui Lampungpro.co yakni di SMPN 2 Bandar Lampung, SDN 2 Rajabasa, dan SMAN 2 Bandar Lampung. Dalam tatap muka kali ini, siswa yang hadir diwajibkan menerapkan protokol kesehatan, hingga membawa surat pernyataan diizinkan melakukan PTM dari orang tua atau wali murid.

Waka Sarana Prasarana SMPN 2 Bandar Lampung Kuswo mengatakan, untuk hari pertama uji coba tatap muka ini, pihaknya menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan. Dalam PTM ini, tiap kelasnya diisi 16 siswa atau separuh dari siswa secara keseluruhan.

"Untuk kehadiran, siswa wajib membawa surat pernyataan orang tua, karena kalau orang tua tidak mengizinkan, maka kami tidak memaksakan. Untuk siswa yang masuk, juga hanya Kelas IX selebihnya tidak," kata Kuswo kepada Lampungpro.co.

Siswa yang masuk juga sebagian sudah mendapatkan vaksinasi, selanjutnya dibagi absen 1-16 mulai Senin-Selasa dan absen 17-32 mulai Rabu. SMPN 2 Bandar Lampung juga hanya mengaktifkan lima ruang kelas saja, untuk uji coba PTM.

Sementara itu, Kepala SDN 2 Rajabasa Bandar Lampung Harmiyati mengungkapkan, dalam pelaksanaan tatap muka perdana ini, secara keseluruhan berjalan lancar. Total ada 138 siswa siswi yang diizinkan orang tuanya, untuk ikut belajar tatap muka ini.

"Untuk hari ini masuk ada 138 siswa hanya Kelas VI, dengan menerapkan protokol kesehatan dan dibagi tiga jadwal. Sebelum ini, semua program dan kurikulum berjalan tetap, bahkan Tim Satgas Protokol Kesehatan (Prokes) sudah diperbaharui," ungkap Harmiyati.

Selain itu, sarana dan prasarana di sekolah juga turut diperbaharui dan ditambah. Sebelumnya pihak sekolah juga sudah berkomunikasi dengan wali murid, terkait izin yang diberikan dalam bentuk surat pernyataan.

"Surat itu dibawa ke sekolah, nanti saat pulang diberikan lagi surat izin untuk diisi wali murid mereka. Ini kami memakai gelombang, mereka dipakaikan nomor urut, jika tidak diizinkan berarti mundur lagi, agar tersusun dan terjadwal," ujar Helmiyati.

Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan menunjuk beberapa sekolah untuk uji coba PTM). Berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) Nomor : 800/1269/IV.40/2021 kepada 52 sekolah tingkat SD dan SMP, hingga sebagian SMA untuk melakukan uji coba PTM. (***)

Editor : Febri Arianto
Reporter : Asandy


>

#Pembelajaran # KBM # Tatap Muka # Guru # Siswa # Peserta Didik # Belajar Daring # Pemkot # Bandar Lampung # SD # SMP
Berita Terkait
Ulasan