Diburu Polisi, Oknum Pengasuh Ponpes di Kelumbayan Tanggamus ini Cabuli Enam Santriwati

Kasat Reskrim Iptu Ramon Zamora saat memberikan keterangan pers, Rabu (15/9/2021). LAMPUNGPRO.CO/HUMAS POLRES TANGGAMUS

KELUMBAYAN (Lampungpro.co): Polres Tanggamus melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara laporan dugaan pencabulan dengan pelaku RH, oknum pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Kelumbayan. Kasat Reskrim Iptu Ramon Zamora, menegaskan dalam perkara dugaan tindak pidana pencabulan oleh RH terhadap enam murid perempuan yang rata-rata masih di bawah umur tersebut memasuki tahap penetapan tersangka. 

"Terkait penanganan pencabulan terhadap sejumlah santriwati salah satu ponpes di Kecamatan Kelumbayan, kami sudah menetapkan tersangkanya, yakni pengasuh Ponpes berinisial RH dan  melakukan pemanggilan dua kali. Namun tidak ada niat kooperatif dan tidak hadir," kata Iptu Ramon Zamora didampingi Kasubbag Humas Polres Tanggamus Iptu M. Yusuf, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, Rabu (15/9/2021). 

Kasat Reskrim menambahkan, karena RH tidak koperatif, pihaknya menetapkan masuk daftar pencarian orang (DPO). Kepada RH dihimbau menyerahkan diri dan bagi masyarakat yang mengetahuinya agar dapat menginformasikan ke kepolisian. "Apabila mengetahui yang bersangkutan mohon menghubungi kantor polisi terdekat atau di layanan 110," kata Iptu Ramon Zamora. 

Sebelumnya Polres Tanggamus, pada 3 Agustus 2021, pukul 15.30 Wib menerima enam laporan korban. Laporannya, dugaan pencabulan dialami enam korban masing-masing dengan waktu yang berbeda-beda yakni pada  Oktober 2020, Februari 2020, Februari 2021, dan Maret 2021. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Sumber: Humas Polres Tanggamus

 



#pencabulan # anak di bawah umur # polres tanggamus # pelaku # korban # uu perlindungan anak # korban
Related Post
COMMENTS