Seluruh Gerai Bakso Son Haji Sony Disegel, PHK di Bandar Lampung Diprediksi Meningkat

Pemkot Bandar Lampung Saat Segel Gerai Bakso Son Haji Sony di Kemiling | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Ratusan di 18 gerai Bakso Son Haji Sony terancam kehilangan pekerjaannya, pasca Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyegel seluruh gerai. Total ada 300 orang yang terancam kehilangan pekerjaannya, setelah penyegelan ini.

Salah satu karyawan Bakso Son Haji Sony Cabang Raden Intan bernama Joni mengaku sedikit kecewa, dengan perlakuan penyegelan gerai bakso tempatnya bekerja. Selanjutnya ia berharap kepada Pemkot Bandar Lampung, untuk bisa memberikan solusi jalan terbaiknya.

"Kami ikut saja dengan pemerintah, nanti secepatnya akan berkoordinasi dengan pusat untuk menangani masalah ini. Karena kami tahunya disini hanya kerja saja, kalau untuk permasalahan kurang paham," kata Joni.

Sementara itu, Hermawan karyawan Bakso Son Haji Sony lainnya juga turut merasa kecewa, karena bakal kehilangan mata pencariannya selama tiga tahun ini. Atas penutupan seluruh gerai ini, ia turut merasakan kesulitan dan lainnya

"Bagi kami cari kerja sangat susah dan semua punya tanggung jawab berbeda. Saya hampir tiga tahun bekerja disini, saat ini nasib kami orang tidak tahu bagaimana atas keputusan penutupan ini," ujar Hermawan.

Sebelumnya Tim Pengendalian Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) Kota Bandar Lampung, total menyegel 18 cabang gerai Bakso Son Haji Sony. Namun pada Senin (20/9/2021) ini ada 12 cabang yang disegel kali ini di Cabang Cut Nyak Dien, Imam Bonjol, Jalan Pemuda, Jalan Raden Intan, Jalan Cut Nyak Dien 2, Kemiling, Jalan Pramuka, Unila, Gunung Rajabasa, Jalan Gajah Mada, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan RE Martadinata. (***)

Editor : Febri Arianto Reporter : Asandy


>

#Pemkot # Bandar Lampung # TP4D # Bakso # Sony # Tapping Box # Pajak # BPPRD
Berita Terkait
Ulasan