Eropa Syaratkan Udang Tersertifikasi, BKIPM Sosialisasi Mutu Produk ke Petambak Dipasena

Para peserta sosialisasi saat mendengarkan pemaparan dari BKIPM Lampung. LAMPUNGPRO.CO/NAFIAN

RAWAJITU (Lampungpro.co): Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan  (BKIPM) Lampung mengadakan sosialisasi jaminan mutu dan pencegahan dini terhadap pengakit udang di pertambakan Dipasena, Kecamatan Rawajitu, Tulangbawang Lampung, Senin (25/10/2021). Sosialisasi berlangsung di Kantor Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah ( P3UW) Lampung dengan peserta para pengepul, suplier udang, dan pelaku pembudidaya udang vanamei di lingkup pertambakan Dipasena.


Kegiatan ini dibagi dua tahap, pagi dan sore hari dengan pembagian waktu. Pagi hari sosialisasi kepada para suplier/pengepul udang dan siang harinya sosialisasi penanganan penyakit kepada pembudidaya, jumlah peserta 40 orang. Menurut Muji Dwi Satono, Inspektur Mutu BKIPM Lampung, saat ini Uni Eropa  mensyaratkan untuk suplier/pengepul dan pembudidaya udang harus tersertifikasi.

"Oleh karena itu, kami rutin setiap tahun mengadakan sosialisasi masalah ini. Tujuannya, pertama agar udang yang dijual terjamin mutu dan kualitasnya serta bebas dari bahan berbahaya. Kedua, membekali para pembudidaya agar mengenal berbagai penyakit udang, cara mengantisipasi, dan pananganan udang yang yang terserang penyakit," kata Muji Dwi Satono.

Di sisi lain, Ketua P3UW Lampung, Suratman, menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan dan meminta kepada peserta untuk memanfaatkan dengan baik kesempatan ini. "Agar ilmu dan pengetahuan dari acara ini dapat digunakan, agar udang yang dihasilkan dari pertambakan Dipasena tetap terjaga suplai dan kualitasnya," kata Suratman. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Laporan: Nafian



#tambak udang # bumi dipasena # p3uw # rawajitu timur # tulangbawang # lampung # organisasi # bkipm # mutu # udang
Related Post
COMMENTS