Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang, Balita di Pemanggilan Natar Berjalan Merangkak ke Rel

Warga Pemanggilan Natar Saat Evakuasi Balita Tertabrak Kereta Api | Lampungpro.co/Suara.com

NATAR (Lampungpro.co): PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang, membeberkan kronologis Balita usia 18 bulan yang tewas tertabrak Kereta Api Babaranjang di Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan, Rabu (17/11/2021) pagi. Ada pun lokasi kecelakaan berada di KM 22+6/7 Emplasemen Stasiun Gedung Ratu sekitar pukul 08.12 WIB.

Manajer Humas PT. KAI Divre IV Tanjungkarang Jaka Jarkasih mengatakan, kejadian ini bermula saat KA Babaranjang 3066a berjalan langsung arah dari Tanjungkarang menuju Kotabumi. Saat itu, masinis membunyikan s35 dengan keras saat masuk di Jalur 2 Stasiun Gedung Ratu.


SEBELUMNYA : Balita 18 Bulan Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Pemanggilan Natar

"Saat itu, terlihat seorang anak laki-laki kecil yang sedang merangkak. Posisinya berada di atas Jalur 2 KA KM 22+6/7 Emplasemen Stasiun Gedung Ratu, sehingga menemper bagian depan kanan bawah lokomotif 3066a," kata Jaka Jarkasih dalam keterangannya.

Seketika itu terjadi tabrakan antara kereta api dan bayi laki-laki, hingga meninggal dunia mengenaskan di jalur kereta api. Kemudian korban dievakuasi oleh warga setempat, dengan tindak lanjut membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung.

"Atas kejadian ini, kami pihak PT. KAI menyampaikan turut prihatin dan berduka cita atas kejadian tersebut. Kami himbau sudah semestinya bayi semuran tersebut, berada dalam pengawasan orang tua atau pengasuhnya," ujar Jaka Jarkasih. (***)

Editor : Febri Arianto



#KAI # Tabrakan # Kereta Api # Tanjungkarang # Babaranjang # Pemanggilan # Natar
Berita Terkait
Ulasan