Universitas YARSI dan Dirjen Diktiristek Kerjasama Laksanakan Pengabdian Masyarakat Kelompok Usaha Warung Sejahtera

Kelompok Usaha Warung Sejahtera Binaan Yayasan Oase Anak Bangsa.LAMPUNGPRO.CO/YARSI.

JAKARTA (Lampungpro.co): Universitas YARSI Jakarta mendapatkan Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS dari Sekretariat Ditjen Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi.

“Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada Ditjen Dikti Ristek atas bantuan pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS yang diterima oleh Universitas YARSI," kata Rektor Universitas YARSI, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D, Minggu (26/12/2021).

Salah satu program pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan adalah Peningkatan Kemampuan Pengambilan Keputusan Pemasaran Digital Menggunakan Mobile App Kepada Anggota Kelompok Usaha Warung Sejahtera, binaan Yayasan Oase Anak Bangsa diketuai Rosmelani, S.Pd., M.M., wanita penggerak sosial dan ekonomi di sekitar Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta, Jumat (24/12/2021). Kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Sungai Bambu ini diketuai oleh Ariel Nian Gani, M.Phil., M.Sc. dan beranggotakan Prof. Dr. Nurul Huda, M.M., M.Si., Muhammad Rofi’i, S.E.I., M.Sc., dan Dr. Sri Chusri Haryanti, S.T., M.T., serta dibantu tim teknis Novarini, S.E., M.Si.

Kelompok Usaha Warung Sejahtera memiliki tantangan dalam mempertahankan dan juga memajukan usaha pada kondisi pandemi sekarang ini. Tantangan ini tidak hanya terkait dari pembuatan produk, tetapi juga terkait dengan penjualan produk. Saat ini, anggota warung sejahtera memiliki empat bidang usaha, kuliner, konveksi, kerajinan, dan warung kelontong. Akan tetapi, permasalahan selanjutnya adalah kurangnya keterampilan anggota dalam proses penjualan dan juga pemasaran produk.

Penjualan dan pemasaran produk secara digital membutuhkan keterampilan khusus. Keterampilan ini terkait membentuk strategi pemasaran digital yang mengoptimalkan anggaran yang biasanya terbatas. Permasalahan lain, kelompok ini belum ada wadah yang bisa mendukung, berkolaborasi, dan saling membantu dalam mensukseskan bisnis anggota. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah wadah Koperasi Syariah yang bisa digunakan untuk menyelesaikan problem ini.

Melihat situasi dan kondisi tersebut, maka dilakukan proses pelatihan dan pendampingan, pembuatan mobile app untuk membantu pembuatan strategi pemasaran digital, serta memberikan pelatihan penggunaan aplikasi tersebut, memberikan pelatihan pengambilan keputusan dengan cara mengombinasikan intuisi dan rasionalitas hasil analisa simulasi, dan menginisiasi pembentukan Koperasi Syariah sebagai wadah peningkatan modal usaha bagi para pedagang.

“Kami berterima kasih kepada Universitas YARSI dan Sekretariat Ditjen Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi, kami berharap kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini dapat terus dilaksanakan karena manfaatnya sangat terasa bagi kami, serta masyarakat sekitar kami untuk meningkatkan taraf ekonomi yang lebih baik,” terang Rosmelani, Jumat (24/12/2021). (ADV)



#Universitas Yarsi # Pengabdian masyarakat # UMKM # Digital # android # google # e warung #
Berita Terkait
Ulasan