Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam Program Universitas Atma Jaya Yogyakarta Segera Rampung

Dokumentasi Universitas Teknokrat Indonesia | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Tujuh mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia sebentar lagi akan menyelesaikan program pertukaran pelajar di kampus Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Ini adalah bagian program Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek bertajuk Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).


Pengalaman-pengalaman ini dapat mengembangkan karakter, kecintaan tanah air, toleransi bagi para mahasiswa kita hingga akhirnya meraih kesuksesan di masa mendatang, sesuai dengan tujuan program Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Berikut tujuh mahasiswa peserta Pertukaran Merdeka Belajar Universitas Teknokrat Indonesia yang melaksanakan perkuliahan  secara luring di UAJY.

Pertama, Akbar Hamongangan Lubis dari Program Studi S1 Sistem Informatika. Ia mengambil jumlah sistem kredit semester (SKS) sebanyak 10 SKS dengan mata kuliah Pemrograman Web, Pemikiran Desain dan Kreativitas, Dasar Multimedia, Modul Nusantara dan mata kuliah yang diambil di UTI  10 SKS dengan mata kuliah Rekayasa Perangkat Lunak, Pemrograman Mobile, Pemrograman Web dan Game Desain. Akbar mengatakan, dengan mengikuti  ini, ia merasakan kesan yang menyenangkan.

Khususnya untuk program pertukaran bisa kuliah di beda kampus dan bertemu teman-teman dari berbagai kampus di Indonesia. Akbar Hamongangan Lubis menyandang IPK 3,42.

Kedua, Mauliana, mahasiswa Program Studi S1 Informatika. Ia mengambil 22 SKS mata kuliah sebagai berikut Masyarakat Digital, Komunikasi Interpersonal, Pemikiran Design dan Kreativitas, Administrasi Basis Data, Kecerdasan Bisnis.

Dengan adanya program kampus merdeka ini, ia  bisa ketemu teman baru bisa tahu kebudayaan baru dan di UAJY dipelajari mengenal keanekaragaman budaya. Dari mulai Yogyakarta sampai toleransi maupun akulturasi budaya dan agama yang kuat di Yogyakarta.  Mauliana mempunyai IPK 3,24.

Ketiga, Nico Dwi Hidayah, mahasiswa Program Studi S1 Informatika. Ia menempuh 3 mata kuliah Pemograman Mobile, Pemrograman Web, Desain Game. Sedangkan mata kuliah di  UTI Rekayasa Perangkat Lunak, Sosio Informatika dan Profesionalisme, Teknopreneurship, Etika Profesi dan Grafika Komputer.

Nico pernah meraih juara I Bridge Seleksi Liga Bridge Mahasiswa Nasional se-Sumatara Bagian Selatan, juara IV Liga Bridge Mahasiswa Nasional di Jakarta, dan juara III Bridge di UGM. Nico punya IPK 3.14.

Keempat, Ekawasti Januarsi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis  Program Studi Akuntansi. Ia di UAJY dengan mata kuliah 14 SKS sudah termasuk dengan mata kuliah Modul Nusantara adalah Sistem Informasi Akuntansi, Praktik akuntansi, Akutansi Keuangan Lanjutan, dan Pengauditan. Dan di UTI dengan 8 SKS mata kuliah Akuntansi Internasional, Pajak  dan Sistem Informasi Manajemen dengan IPK 3,74.

“Dalam mengikuti program ini, saya semakin banyak kenalan dan teman untuk diskusi. Bertemu dengan orang baru belajar untuk tetap membawa nama baik almamater. Dan dari program ini juga saya mengerti bahwa ada beberapa sistem yang belum saya pelajari,” ujar Ekawasti.

Kelima, Elda Tri Ayuningsih dari Program Studi S1 Akuntansi. Ia memiliki IPK 3.81.  Ia mengikuti perkuliahan dengan 12 SKS yang meliputi Praktik Akuntansi, Pengauditan I, Sistem Informasi Akuntansi, Akuntansi Keuangan Lanjutan, sedangkan 8 SKS di UTI.

Kesannya dalam mengikuti program pertukaran mahasiswa ini sangat menyenangkan. Ia bisa bertemu dengan dosen dan teman-teman mahasiswa dari kampus tujuan dan dari berbagai universitas lainnya.

“Saya juga bisa mempelajari adat dan budaya dari daerah mahasiswa lainnya, mulai dari bahasa dan tata krama,” kata dia.

Keenam, Helena Cynthia Agustin dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan. SKS yang ia ambil di Universitas Teknokrat Indonesia ada 4 dan di Universitas Atmajaya ada 10.

Untuk mata kuliah yang diambil di Universitas Teknokrat yaitu Academic Presentation dan Introduction to Literary Study. Untuk mata kuliah yang diambil di Universitas Atma Jaya yakni Modul Nusantara, Bahasa Inggris Hukum, Bahasa Inggris Akademik, Bahasa Inggris Umum, dan Komunikasi Interpersonal. IPK terakhirnya 3,36.

Ketujuh, Aprilian Paramita. Ia ambil mata kuliah dari UAJY 10 SKS yakni Bahasa Inggris Hukum, Bahasa Inggris Akademik, Bahasa Inggris Umum, Komunikasi Interpersonal dan Modul Nusantara. Sedangkan, mata kuliah yang di UTI 4 SKS. Kata Aprilian, ia mendapat banyak pengalaman ketika ikut program ini.

Sementara, Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad SE., MM. menambahkan, kampus Teknokrat merasa bangga karena mahasiswa terbaiknya menjalani pertukaran dengan kampus ini. “Saya berharap mahasiswa yang menjalani pertukaran ini bisa beradaptasi dengan budaya setempat. Selain itu, mengambil pengetahuan baru di kampus,” ucap Mahathir. (***) 

SUMBER: Rilis UTI



#Teknokrat # Tekno # UTI # Universitas Teknokrat Indonesia # Penghargaan # Bandar Lampung # Provinsi Lampung # Mahasiswa Berprestasi # Juara # Sang Juara #
Berita Terkait
Ulasan