Cabuli Anak Tiri dan KDRT, Wanita Asal Kalianda ini Laporkan Suaminya ke Polisi

Ilustrasi Pencabulan | Ist/Lampungpro.co

KALIANDA (Lampungpro.co): Pria asal  Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, inisial AR, dipolisikan oleh istrinya inisial N atas kasus pencabulan dan pelecehan seksual, terhadal anaknya di bawah umur. Selain itu, AR ayah tiri korban, juga dilaporkan atas kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Saat ditemui Lampungpro.co, N mengaku dia membuat laporan ke Ruang Perlindungan dan Anak Polres Lampung Selatan pada 9 Januari 2022. Laporan itu tertuang dalam LP/B/43/l/2022/Polres Lampung Selatan, dilaporkan karena tidak tahan perbuatan suaminya.

"Saya pertama kali curigai sejak anak saya berusia tujuh tahun, karena suami saya sering memperhatikan gerak-gerik anak. Diusia sembilan tahun, pernah kepergok hendak melecehkan seksual," kata N kepada Lampungpro.co, Sabtu (15/1/2022).

Bahkan kecurigaan terhadap suaminya ini kembali terbukti, saat anaknya ditindih pelaku. Kemudian N sempat menanyakan ke suaminya alasan berbuat aksi bejat itu, namun suaminya emosi, dan menganiaya N hingga luka lebam.

"Kepala saya pernah bocor karena dilempar pakai tripleks, ditinju hingga kepala bagian saya lebam, saya sudah sering dianiaya. Jadi saya tidak terima dan tidak sanggup lagi, kami pernah sempat bercerai karena prilaku kasarnya," ujar N.

Setelah melapor, N dan anaknya langsung diperiksa dengan Tim Penyidik Polres Lampung Selatan. Korban berharap, pelaku ini bisa segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Pelaku dilaporkan tentang Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. (***)

Editor : Febri Arianto
Reportase : Hendra

 


>



#KDRT # Pencabulan # Cabul # Kekerasan # Seksual # Kalianda # Lampung Selatan # PPA # Satreskrim # Anak
Berita Terkait
Ulasan