Kementerian PUPR Ambil Alih Pengelolaan Kanal Air Tambak Udang Dipasena dari CPP

Tim Kementerian PUPR saat mengunjungi tambak udang Dipasena, Sabtu (22/1/2022). LAMPUNGPRO.CO/NAFIAN

RAWAJITU TIMUR (Lampungpro.co): Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Biro Pengelolaan Barang Milik Negara (PBMN) berkunjung ke pertambakan Dipasena Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Sabtu (22/1/2022). Kunjungan ini terkait alih lahan kanal (saluran air) di pertambakan Dipasena milik PT Central Proteina Prima (PT CPP) ini kepada pemerintah.


Kanal di pertambakan Dipasena yang statusnya adalah Hak Guna Usaha (HGU) dalam proses dihibahkan oleh PT CPP kepada pemerintah. Selanjutnya akan dikelola oleh Kementerian PUPR.

Selain Tim PUPR, ikut mendampingi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Kementerian Koordinator Bidang kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves). "Kunjungan ini untuk memenuhi proses pengajuan pengalihan aset kanal tambak Dipasena yang disampaikan Kemenko Maritim dan Investasi kepada kementerian PUPR," kata Kepala Biro PBMN, Derwanto, pada saat bertemu perwakilan petambak, Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung).

Untuk itu, perlu diperoleh informasi dan fakta lapangan atas kepemilikan dan penguasaan aset yang akan dialihkan kepada pemerintah. "Berkenaan dengan hal tersebut, kami perlu melihat langsung kondisi dan fakta lapangan dengan berkomunikasi dengan petambak. Kemudian,diskusi terkait status kepemilikan lahan sebelum diambil langkah-langkah tindak lanjut," kata Darwanto.

Setelah meninjauan langsung ke area pertambakan, Darwanto dan rombongan berdiskusi dengan P3UW Lampung. Acara ini juga dihadiri perwakilan PT CPP dan Camat Rawajitu Timur, di ruangan rapat Sekretariat P3UW Lampung. 

Dalam diskusi tersebut, Darwanto meminta pihak PT CPP untuk segera melengkapi dokumen pendukung terkait alih lahan kanal pertambakan Dipasena ini. Menjawab apa yang disampaikan tersebut, Sartoni mewakili manajemen PT CPP mengatakan bahwa, pihaknya akan segera mempersiapkan dokumen-dokumen yang dimaksud.

"Dokumen pendukung yang diminta akan segera kami siapkan, untuk percepatan alih lahan, karena ini demi kepentingan masyarakat. Mohon diverifikasi apa-apa saja yang kurang, dalam hal ini tentunya kami akan berkomunikasi lebih lanjut," kata Sartoni.

Di sisi lain, Ketua P3UW Lampung, Suratman menyampaikan bahwa P3UW Lampung siap mendukung sepenuhnya terkait percepatan alih lahan kanal tersebut. "Kami juga akan menjaga situasi di sini tetap kondusif, sehingga kami pastikan semuanya akan berjalan lancar. Agar pemerintah bisa berkontribusi dalam perbaikan infrastruktur pertambakan Dipasena dalam hal ini perbaikan kanal outlet dan inlet, yang selama ini terkendala oleh status HGU lahan," kata Suratman.

Ada pun tim yang hadir ke lapangan terdiri dari Biro Pengelolaan Barang Milik Negara kementerian PUPR, Balai Besar Way Sekampung dan Mesuji, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu dan Kemenko Marves. Kemudian, dari Dinas Kelautan Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung dan Kabupaten Tulang Bawang dengan total jumlah rombongan 20 orang. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Laporan: Nafian


 



#tambak udang # dipasena # tulang bawang # Kementerian PUPR # Kementerian Maritim dan Investasi # Lampung # P3UW
Berita Terkait
Ulasan