Minyak Goreng di Lampung Selatan Langka, Disperindag Gelar Operasi Pasar di Enam Kecamatan

Operasi Pasar di Bandar Lampung | Lampungpro.co

KALIANDA (Lampungpro.co): Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Lampung Selatan, menggelar operasi pasar di enam kecamatan di Lampung Selatan. Hal tersebut dilakukan, untuk menekan harga dan langkanya minyak goreng di pasaran.

Kepala Dinas Perindag Lampung Selatan, Intji Indriati mengatakan, pihaknya terus berupaya mendorong langkah stabilisasi harga beberapa bahan pangan. Terutama minyak goreng, yang mengalami tren kenaikan dan kelangkaan beberapa hari ini.

"Operasi pasar digelar di enam kecamatan mulai 14-22 Februari 2022 di Natar, Candipuro, Penengahan, Palas, Bakauheni, dan Kalianda. Operasi pasar pertama di Natar, tepatnya di Desa Negara Ratu," kata Intji Indriati, Senin (14/2/2022).

Lalu, pada 15 Februari 2022 di Candipuro lokasi di Desa Sinas Pasemah. Kemudian 16 Februari 2022 di Penengahan, berpusat di Desa Rawi. Selanjutnya 17 Februari 2022 di Palas, lokasi di Desa Tanjung Jaya.

"Pada 18 Februari 2022 di Bakauheni, berlokasi di Desa Hatta. Terakhir pada 22 Februari 2022 di Kalianda lokasi di Lapangan Cipta Karya," ujar Intji.

Dalam operasi pasar yang digelar, Disperindag Lampung Selatan menyediakan 500 liter minyak goreng, ditiap dengan harga Rp14 ribu perliter. Pemkab Lampung Selatan berpedoman, dalam menetapkan kebijakan harga komoditas pangan, hingga ketersediaan pangan yang cukup, akan menentukan kualitas sumber daya manusia dan stabilitas sosial politik.

"Ini sebagai prasyarat untuk melaksanakan pembangunan. Ketika terjadi kenaikan harga bahan pangan, pemerintah harus melakukan intervensi, dengan melakukan operasi pasar," jelas Intji.

Dengan adanya langkah ini, diharapkan mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarganya. Disisi lain, masyarakat juga dihimbau agar tidak panik, karena pemerintah menyiapkan minyak goreng untuk enam bulan. (***)

Editor : Febri Arianto
Reporter : Hendra


>

#Operasi Pasar # Minyak Goreng # Pemkab # Lampung Selatan # Kecamatan # Ekonomi # Pedagang
Berita Terkait
Ulasan