Guru Ngaji Tewas Dibegal di Bumi Agung Way Kanan, Kapolda Lampung: Tangkap Pelaku Hidup atau Mati

Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno. LAMPUNGPRO.CO/HUMAS POLDA LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno geram terhadap aksi begal yang menewaskan seorang guru ngaji di Way Kanan, Lampung. Usai memimpin apel pemberian penghargaan kepada personel berprestasi di Polda Lampung, Irjen Hendro Sugiatno menginstruksikan Polres Way Kanan dan Ditreskrimum Polda Lampung segera menangkap pelaku begal tersebut.


"Saya perintahkan kejar, baik hidup dan mati tangkap itu. Tidak peduli saya," katanya, Senin (28/3/2022) dikutip Suara.com (jaringan media Lampungpro.co) dari Antara.

Sebelumnya, aksi pembegalan terjadi di jembatan jalan poros Kampung Pisang Indah, Kecamatan Bumi Agung, menewaskan seorang guru mengaji, mendapat perhatian khusus Polda Lampung. Korban bernama Jazni (44) warga kampung Pisang Indah ditemukan warga bersimbah darah di tengah jalan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (25/3/2022) sekira pukul 06.00 WIB.

Jazni diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan, karena sepeda motor Honda Beat warna merah miliknya yang digunakan menjemput anaknya di Pondok Pesantren Pisang Baru tidak ditemukan di dekat jenazahnya. Di tubuh Jazni ditemukan tiga luka tusuk di bagian dada, paha, dan perut.

Dalam peristiwa tersebut, Polda Lampung memberikan bantuan (backup) untuk mengejar pelaku. Dukungan penyelidikan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polres Way Kanan disupervisi dan asistensi langsung oleh Dirkrimum Polda Lampung Kombes Reynold Elisa P. Hutagalung. (***)

Editor: Amiruddin Sormin



#begal # pencurian kendaraan bermotor # polda lampung # polres way kanan # pelaku # pencurian dan pemberatan
Berita Terkait
Ulasan