Penggabungan Pelabuhan Ditargetkan Berdampak Positif bagi Peningkatan Kinerja Pelabuhan Panjang

Manajemen Pelabuhan Panjang dan awak media saat silaturahmi, Jumat (1/4/2022). LAMPUNGPRO.CO/SANDY

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Kebijakan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi mengumumkan penggabungan empat BUMN pelabuhan, diharapkan berdampak positif terhadap kinerja Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung. Terlebih, dengan kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) menjadi stimulus bagi para pengusaha ekspor dan impor untuk menggunakan jasa di Pelabuhan Panjang.


Integrasi ini membuat nilai aset PT Pelabuhan Indonesia mencapai Rp112 triliun dan resmi berlangung sejak 1 Oktober 2021. Menurut Deputi General Manager (DGM) Komersial PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Regional 2 Panjang, Ivan Zulhifan, pihaknya memiliki target menjadi hub regional di Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel), karena melihat keunggulan dari geografis wilayah. 

Dia menyebutkan dibandingkan dengan Pelabuhan Palembang, biaya lebih besar, karena akan ada biaya tambahan biaya angkutan moda transportasi lainnya. "Tapi dengan adanya jalan tol ini bisa menjadi stimulus bagi para pengusaha ekspor dan  impor untuk menggunakan jasa di Pelabuhan Panjang. Apalagi jika sampai dibuka akses ke Pelabuhan untuk tolnya,” kata Ivan Zulhifan, pada pertemuan dengan awak media di Raja Kuring Resto, Bandar Lampung, Jumat (1/4/2022). 

KLIK JUGA BERITA INI: Pelindo I, II, III, dan IV Resmi Digabung Jadi Satu, Presiden: untuk Tingkatkan Daya Saing

Pada pertemuan ini Pelabuhan Indonesia II (Persero) Regional 2 Panjang memperkenalkan perubahan perusahaan Pelindo yang dulu bernama IPC sekarang menjadi Pelindo Regional 1,2,3, dan 4. Menurut Ivan Zulhifan, dengan adanya perubahan ini tidak ada lagi setiap regional itu direktur, tapi semuanya sekarang berada di Direktur Utama. 

Peleburan ini, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan kinerja pelabuhan dalam mendukung kinerja perdagangan. Untuk itu, dengan perubahan manajemen ini, pihaknya berharap dukungan media dengan pemberitaan positif.

Di sisi lain, Pemimpin Redaksi Lampungpro.co Amiruddin Sormin, saat memberik kata sambutan mengatakan banyak berita yang dapat disampaikan dari Pelabuhan Indonesia Regional 2 Panjang ini. Dia berharap media menjadi penyampai informasi positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional yang menjadi wilayah kerja Pelabuhan Panjang.

“Saya sudah kenal dekat dengan Pelindo ini dari tahun 2002, dan saya sudah aktif meliput di Pelindo. Untuk kawan-kawan yang saat ini masih aktif meliput di Pelindo banyak berita yang bisa digali seperti kinerja ekspor dan impor regional Sumbagsel” kata Amiruddin Sormin. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Laporan: Sandy 



#pelabuhan panjang # bandar lampung # ekspor # impor # kapal india # cpo # perdagangan internasional # kkp # BUMN
Berita Terkait
Ulasan