Pesenam Lampung Sutjiati Keluhkan Bonus PON Papua Belum Dibayar, Begini Penjelasan Pemprov

Sutjiati Kelanaritma Narendra dan Fahrizal Darminto. LAMPUNGPRO.CO/DOK

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi Lampung buka suara atas keluhan Sutjiati Kelanaritma Narendra, pesenam asal Lampung yang membeberkan bonus PON Papua bagi peraih medali belum dibayarkan saat  saat tampil di podcast Deddy Corbuzier, Kamis (14/4/2022). Padahal PON Papua berakhir tujuh bulan lalu dan atlet Lampung finis di posisi 10 dari seluruh kontingen.


Total perolehan medali yang dikumpulkan para pahlawan olahraga Lampung pada PON XX Papua 2021 berjumlah 36 medali yang terdiri dari 14 emas, 10 perak, dan 12 perunggu. Seremonial penyerahan bonus itu dilakukan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada 20 Oktober 2021.

Atas keterlambatan itu, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Fahrizal Darminto, mengatakan bonus tersebut sudah dianggarkan di APBD. "Telah dialokasikan anggaran untuk dana hibah KONI yang penggunaannya antara lain untuk bonus atlit," Fahrizal Darminto, kepada Lampungpro.co, Jumat (15/4/2022). 

KLIK BERITA SEBELUMNYA: Di Podcast Deddy Corbuzier, Pesenam Lampung Sutjiati Beberkan Bonus PON Papua Belum Dibayar

Namun untuk mencairkannya, kata Fahrizal, harus melalui usulan KONI. "KONI baru beberapa hari yang lalu mengajukan pencairan dana hibah dimaksud. Sekarang sedang kita proses administrasinya. Insya Allah dalam beberapa hari ini selesai," kata Fahrizal.

Di sisi lain, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, mengatakan pihaknya baru menerima permintaan bonus itu dari KONI Lampung pada 7 April 2022. "Pemprov kan cuma memproses dana hibah yang diajukan KONI," kata Descatama. (***)

Editor: Amiruddin Sormin



#pon xx # papua # atlet # softball # lampung # baseball # perbasasi # medali emas # rahmat mirzani djausal # koni # gubernur
Berita Terkait
Ulasan
X