Akhir Mei 2022, Kementerian BUMN Bakal Salurkan Minyak Goreng Curah Rp14 Ribu di Lampung

Ilustrasi Minyak Goreng Curah di Pasaran | Lampungpro.co/Suara.com

JAKARTA (Lampungpro.co): Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bakal menyalurkan minyak goreng curah seharga Rp14 ribu perliter, dengan jangkauan hingga 5.000 titik lokasi di Indonesia, termasuk di Lampung. Pilot projek pendistribusian, dilaksanakan oleh BUMN Pangan ID FOOD.

Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansyuri mengatakan, proyek percontohan distribusi minyak goreng itu dijadwalkan dimulai akhir pekan Mei 2022. Afa pun 5.000 titik lokasi itu adalah pasar-pasar tradisional di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sulawesi

"Kami menempatkan peran pengecer minyak goreng, sebagai kepanjangan tangan BUMN pangan, dalam menyalurkan minyak goreng kepada masyarakat. Tidak hanya pedagang ataupun pengusaha skala besar, para pengecer di warung-warung, bahkan UMKM bisa menjadi mitra BUMN dalam pendistribusian minyak goreng," kata Pahala Mansyuri dilansir Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), Senin (16/5/2022).

Ada pun isu minyak goreng saat ini, tidak hanya kelangkaan pasokan saja, melainkan upaya stabilisasi harga minyak goreng sesuai ketetapan pemerintah. Hal ini mengingat masih banyaknya para pengecer maupun warung-warung kecil, masih menjual di atas harga eceran tertinggi.

"Kami mendorong BUMN Pangan, untuk memperluas pasar hingga ke tingkat kecamatan, RT, dan RW. Tugasnya nanti untuk mendata rumah tangga, yang membutuhkan minyak goreng," ujar Pahala Mansyuri.

Selain itu, BUMN Pangan juga diharapkan menyiapkan platform khusus, untuk pengembangan dari aplikasi Warung Pangan. Aplikasi ini, nantinya dikelola perseroan untuk memastikan pendistribusian minyak goreng secara daring, serta memantau keterjangkauan harga minyak goreng Rp14 ribu perliter sampai ke tingkat konsumen atau masyarakat. (***)

Editor : Febri Arianto


>

#Minyak Goreng # Perdagangan # Polda Lampung # Kriminal # Dinas # Pemprov # Lampung # Ekonomi
Berita Terkait
Ulasan