Wisata Air Terjun Way Kalam di Kaki Gunung Rajabasa Lampung Selatan, Begini Keindahan dan Keseruannya

Suasana sekitar air terjun Way Kalam, Lampung Selatan. LAMPUNGPRO.CO/DISKOMINFO

PENENGAHAN (Lampungpro.co): Bosan berkeliling pantai? Tenang, Lampung Selatan masih memiliki beragam destinasi wisata alam yang wajib untuk kamu kunjungi.


Keasrian wisata alam kerap menjadi penawar untuk menghilangkan penat dan stres akibat kelelahan berkerja. Panorama alam yang hijau dan indah, bisa menyegarkan mata dan menenangkan jiwa.

Air terjun Way Kalam yang terletak di kaki Gunung Rajabasa, Desa Way Kalam, Kecamatan Penegahan, menjadi pilihan tepat bagi yang ingin berwisata menikmati keindahan alam di Gerbang Sumatera ini. Menawarkan keindahan alam yang eksotis dan menawan, air terjun Way Kalam juga menjadi tempat favorit bagi para pecinta adrenalin. 

Bagaimana tidak, untuk mencapai ke lokasi air terjun pengunjung harus menuruni ratusan anak tangga. Wah, sangat menantang bukan?

Tak perlu khawatir, perjalanan menuruni anak tangga tidak akan terasa penat, karena sepanjang perjalanan disuguhkan pemandangan pepohonan dan bebatuan tebing. Tak hanya itu, suara tonggeret yang saling bersahutan menambah suasana perjalanan lebih menyatu dengan alam.

Tak kalah menarik adalah, saat perjalanan menuruni anak tangga menjumpai istilah “Tangga Jodoh” yang mampu memikat para pengunjung untuk datang ke sana. Nama air terjun Way Kalam diambil dari nama desa tempat air terjun tersebut berada, yaitu Desa Way Kalam. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun arti Way Kalam sendiri memiliki arti dalam beberapa versi. Dalam bahasa Lampung, Way memiliki arti air, sedangkan Kalam artinya batu cadas. Jadi Way Kalam adalah air yang keluar dari batu cadas. 

Namun dalam versi yang diambil dari Bahasa Lampung dan Arab, Way adalah air dalam Bahasa Lampung dan dalam bahasa Arab, Kalam adalah berbicara. Jadi Way Kalam dapat diartikan juga air yang berbicara.

Tak tanggung-tanggung, bila anda berkunjung ke air terjun Way Kalam, bisa menikmati dua destinasi wisata air terjun sekaligus, yaitu air terjun Indukan yang memiliki ketinggian air terjun sekitar 40 meter dan air terjun Anakan yang memiliki ketinggian air terjun sekitar 8 meter.

Karena letak air terjun Indukan dan air terjun Anakan yang saling berdekatan inilah yang membuat masyarakat mudah untuk mengunjungi kedua air terjun tersebut. Di sisi lain, pengunjung juga bisa memilih untuk mengunjungi air terjun Indukan atau air terjun Anakan saja.

Destinasi wisata alam yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sejak 2013 lalu ini, memang sangat populer dan di gandrungi oleh seluruh lapisan masyarakat, karena keindahan alam luar biasa.

Fasilitas Objek Wisata

Jika dilihat dari segi fasilitas, air terjun Indukan memiliki fasilitas yang lebih dibandingkan dengan air terjun Anakan. Hal ini karena jumlah pengunjung air terjun Indukan yang lebih banyak dan lebih dikenal masyarakat.

Fasilitas tersebut diantaranya yaitu, gazebo, tempat parkir, toilet, musala dan ruang ganti pakaian. Hanya dengan Rp100 ribu per hari pengunjung dapat beristirahat dan mendapat sarapan yang disediakan pihak penginapan.

Sedangkan curug Anakan untuk saat ini hanya terdapat gazebo dan ruang ganti pakaian. Di dekat objek wisata tersebut juga sudah dilengkapi dengan homestay. Sehingga pengunjung dari luar Kota/Kabupaten tidak perlu khawatir bila ingin menikmati keindahan air terjun Way Kalam. 

Rute dan Jarak Tempuh

Untuk mencapai destinasi wisata air terjun Way Kalam, pengunjung harus menempuh jarak sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Kalianda. Sedangkan, jika ditempuh dari Kantor Balai Desa Way Kalam hanya berjarak 3 kilometer. Sementara, jarak dari air terjun Indukan ke air terjun Anakan hanya berkisar 1 kilometer.

Dari desa Way Kalam, perjalanan kamu akan dilanjutkan menuju air terjun (loket) dengan tetap mengendarai kendaraan selama kurang lebih 15 menit dengan jarak 1,5 km. Setelah kamu membayar tiket masuk, kamu harus berjalan menuju air terjun dengan berjalan kaki kurang lebih 15 menit atau sekitar 200 meter.

Menyusuri jalan setapak menurun yang cukup terjal cukup menguras tenaga kamu. Tapi jangan khawatir, jalan setapak ini telah dibangun dengan susunan kayu yang menyerupai anak tangga yang menjaga pengunjung air terjun Way Kalam sehingga tidak tergelincir saat menuju objek wisata tersebut.
 
Harga tiket masuk air terjun Way Kalam tergolong sangat terjangkau, hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp5.000/orang. Di sana terdapat pula tempat parkir untuk kendaraan roda empat, dengan biaya parkir sebesar Rp20 ribu dan untuk kendaraan roda dua sebesar Rp5.000. Dengan bujet yang tergolong murah ini bisa menikmati destinasi wisata air terjun ini. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Laporan: Hendra



#Lampung Selatan # air terjun # Way Kalam # Penengahan # wisata alam # destinasi wisata # Pesona Lampung # Pesona Indonesia
Berita Terkait
Ulasan