Berawal tak Punya Papan Surfing hingga Dilarang Orang Tua, Kini Pesisir Barat Punya Peselancar Tingkat Nasional

Aksi salah satu peselancar pada Krui Pro 2022. LAMPUNGPRO.CO/ADIANSYAH JAMBAK

KRUI (Lampungpro.co): Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, dikenal sebagai surga  peselancar karena ombak tinggi di pantainya. Salah satu pantai di Pesisir Barat yang sering dijadikan arena berselancar atau surfing yakni Pantai Tanjung Setia.


Adktivitas berselancar dari para wisatawan tersebut perlahan menarik minat dari warga sekitar pada olahraga ini. Melihat minat yang ditunjukkan anak-anak di Pesisir Barat terhadap olahraga surfing, pada 2015, dilakukan pencarian bibit peselancar untuk dibina menjadi atlet profesional oleh sejumlah orang dewasa di sana.

"Ya, adanya minat dan juga potensi alam yang memadai, kami mulai melirik anak-anak berbakat di sini untuk dibina jadi peselancar profesional," kata Cikto Hagasa, salah satu pembina peselancar muda di Pesisir Barat, seperti dikutip Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), Sabtu (18/6/2022).

Namun minimnya sarana dan prasarana pendukung, seperti papan selancar menjadi kendala awal membina anak-anak di sini untuk dijadikan peselancar. Tetapi niat menumbuhkan atlet selancar profesional dari daerah ini, membulatkan tekadnya mencari solusi permasalahan tersebut.

Bersama kawan-kawan yang memiliki perhatian sama terhadap dunia selancar di Pesisir Barat, pihaknya mencoba merangkul para wisatawan untuk mengajari hingga meminjamkan papan selancar mereka untuk berlatih. "Alih-alih dipinjamkan oleh wisatawan dan sejumlah kawan-kawan peselancar, mereka malah memberikan papan selancarnya kepada kami," kata dia.

Papan selancar yang diberikan para wisatawan tersebut, menjadi modal untuk membina anak-anak berlatih selancar. Anak-anak yang sebelumnya bermain selancar dengan liar di laut mulai dibina mental dan terkontrol sehingga menjadi atlet profesional.

Tantangan lainnya muncul dari keluarga. Segelintir orang tua ada yang tidak mengizinkan mereka berlatih olahraga ini terutama bagi perempuan karena olahraga ini dianggap ekstrem dan berbahaya. 

Untunglah, persoalan tersebut perlahan selesai seiring prestasi yang diperoleh anak-anaknya. Orang tua yang sebelumnya tidak memperbolehkan buah hatinya dibina menjadi peselancar profesional lambat laun mengizinkannya.

Salah satu anak binaannya yang memiliki prestasi dan disegani di dunia selancar yakni Saldira. Bocah berusia 13 tahun tersebut pernah memenangi kompetisi selancar di Padang, Sumatera Barat. 

Kemudian ada Cikal (15) pemegang juara lomba selancar SMP dan SMA tingkat nasional, dan Daffa (14) yang memilki potensi bagus untuk menjadi peselancar profesional. Hadirnya, kejuaraan selancar internasional di Pesisir Barat yang dihelat sekali setahun menjadi pemantik semangat anak-anak di sini untuk bisa berlaga di ajang tersebut.

Banyaknya atlet selancar profesional yang ikut dalam gelaran Krui Pro tersebut menjadi sebuah pelajaran berharga bagi anak-anak yang sedang dibina menjadi peselancar handal. Mereka bisa melihat bagaimana trik-trik indah yang dilakukan oleh profesional maupun mental saat berada di atas ombak.

"Saya mengamati para peselancar main di atas ombak. Bagaimana cara snap dan vertikal mereka, ya, pokoknya beruntung adanya kegiatan seperti ini di Tanjung Setia," ujar Daffa yang kini duduk di bangku SMP Krui.

Terkait upaya menumbuhkan atelt selancar dari daerah setempat, Pemda terus berkoordinasi dengan organisasi dan orang-orang yang memiliki tujuan sama terkait potensi surfing di daerahnya.  Salah satu cara mencari bibit yakni dengan mengadakan lomba selancar di tingkat lokalan.

Bahkan untuk menumbuhkan atlet selancar di daerah itu Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat akan memasukan olahraga selancar ke dalam ekstrakurikuler di sekolah sebagaimana perintah Bupati. Dengan makin banyaknya atlet selancar muncul dari Pesisir Barat diharapkan anak-anak yang dibina membawa nama daerah Lampung ke kancah nasional dan internasional. 

"Bupati Agus Istiqlal selancar menjadi olahraga ekstrakurikuler di sekolah, agar banyak atlet profesional dari sini. Apalagi sarananya lautnya kan ada," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pesisir Barat, Suryadi. (***)

Editor: Amiruddin Sormin



#Selancar # surfing # Pesisir Barat # Lampung # Tanjung Setia # peselancar # Krui Pro 2022 # kejuaraan dunia
Berita Terkait
Ulasan
X