Tiga Kali Masuk Penjara dan Lima Kali Nyolong di Kota Agung, Polisi Tembak Pria Asal Limau ini

Tersangka DS saat digiring ke Mapolsek Kota Agung, Selasa (21/6/2022). LAMPUNGPRO.CO/HUMAS POLRES TANGGAMUS

KOTA AGUNG (Lampungpro.co): Seorang pencuri bernama DS alias Dede (28) warga Pekon Ketapang Kecamatan Limau dibekuk Polsek Kota Agung, Polres Tanggamus. Tersangka, ternyata resedivis yang tiga kali keluar masuk penjara kasus pencurian sepeda motor dan barang elektronik di Tanggamus.


Dia ditangkap dalam tempo delapan jam setelah korban melapor. Tersangka ditangkap atas bukti petunjuk rekaman CCTV alat parkir saat masuk dan keluar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang Kota Agung, bersama dua rekannya yang dalam pengejaran.

Terungkap fakta, ternyata tersangka juga mengakui membobol salah satu bengkel di Pekon Terbaya Kota Agung, dan menggasak sejumlah barang bengkel tersebut. Dalam pengembangan kasus di tempat lain, tersangka melawan aktif sehingga ditembak di bagian kaki kanannya.

Kapolsek Kota Agung Polres Tanggamus AKP Sugeng Sumanto, mengungkapkan tersangka ditangkap atas laporan dugaan pencurian handphone di kamar rawat inap RSUD Batin Mangunang Kota Agung, Senin (20/6/2022) pukul 03.00 WIB. 

Pelapor bernama, Wahyudi (19) warga Pekon Negeri Ngarip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Berdasarkan penyelidikan laporan tersebut dan bukti petunjuk rekaman CCTV, tersangka berhasil teridentifikasi dan ditangkap Senin (20/6/2022) pukul 11.00 WIB di Kota Agung Timur.

Dalam penangkapan tersebut, turut diamankan barang bukti dua handphone Vivo Y91C dan Oppo, kunci letter T, linggis kecil, dan obeng. "Barang bukti milik korban berupa Vivo Y91C. Sementara kunci T, linggis kecil dan obeng diduga alat kejahatan," ujar AKP Sugeng Sumanto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, Rabu (22/6/2022).

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan korban pada Senin (20/6/2022) malam, dia berada di ruang rawat inap Verinatologuli RSUD Batin Mangunang menunggu anak keluarganya yang sakit dan meletakan HP sambil dicas. Malam tersebut, korban sempat tertidur dan pada pukul 03.00 WIB, terbangun dan tidak lagi mendapati HP di tempat semula.

Kapolsek mengungkapkan, berdasarkan keterangan tersangka, dia juga mengakui mencuri di lima tempat di Kota Agung termasuk bengkel di Pekon Terbaya. "Pengakuan tersangka lima lokasi di Kota Agung. Tersangka juga merupakan resedivis, tiga kali masuk penjara dan baru keluar 2,5 bulan dari Lapas," kata dia.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. Tersangka DS yang kini di Polsek Kota Agung mengatakan, dia mencuri handphone bersama dua rekan dengan berpura-pura mengunjungi keluarga.

Kemudian, saat melintasi kamar korban, dia melihat handphone  dicas di salah satu ruangan dan dua rekan mencurinya. "Yang ambil itu temen saya, saya ngawasin situasi. Setelah dapet, HP saya bawa pulang," kata DS.

DS juga mengakui, beraksi di lima rumah warga di Limau dan Kota Agung, termasuk membobol bengkel di Pekon Terbaya. "Sudah lima lokasi di Kota Agung curi HP, oli dan ban," tutupnya.

Seorang korban dan pemilik bengkel di Pekon Terbaya, Rosidi, yang merugi uang Rp3 juta, oli, dan ban, dengan total Rp7,5 juta mengapresiasi pengungkapan itu. "Semoga pelakunya jera," kata Rosidi. (***)

Editor: Amiruddin Sormin
 



#pencurian # pemberatan # residivis # Polsek Kota Agung # Polres Tanggamus # Polda Lampung # barang bukti # korban
Berita Terkait
Ulasan