Sebut Jokowi Komunis dan Anti Islam, Bekas Amir Khilafatul Muslimin Bandar Lampung Ini Ditahan Polda Lampung

Mantan Amir Khilafatul Muslimin Bandar Lampung (peci putih) Saat Ditahan Polda Lampung | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co):
Mantan Amir Khilafatul Muslimin Bandar Lampung, Abu Bakar (71), ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditres Krimum) Polda Lampung, di rumahnya di Jalan Urip Sumoharjo, Gunung Sulah, Bandar Lampung, Senin (4/7/2022) sore. Ia ditangkap, karena menyebarkan berita bohong dan menyebut Presiden RI Jokowi komunis.

Kasubdit I Keamanan Negara (Kamneg) Ditres Krimum Polda Lampung, Kompol Wahyudi Sabhara mengatakan, Abu Bakar juga memberikan perkataan pemerintahan era Jokowi anti islam. Ada pun berita bohong yang disebarkan Abu Bakar itu, terkait penangkapan Khalifah Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja. 

"Isi pernyataan Abdul Qodir menyebut, pemerintah anti Islam, dan beragam ucapan lainnya, hingga hati-hati umat Islam orang lagi salat ditangkap. Pernyataan itu kemudian tersebar luas di masyarakat, lewat ceramah-ceramahnya, baik berbentuk video maupun pemberitaan," kata Kompol Wahyudi Sabhara.

Dengan beredarnya video tersebut, Tim Penyidik Ditres Krimum Polda Lampung, lalu melakukan penyelidikan hingga penyidikan. Ada pun hasilnya, menetapkan Abu Bakar sebagai tersangka, dan langsung dilakukan penahanan.

"Atas penangkapan itulah, Abu Bakar melakukan pemberitahuan tidak benar. Selain itu, video beredar mengenai penangkapan Abdul Qadir Hasan Baraja, dikatakan Abu Bakar saat Salat Subuh, namun faktanya, itu bukan Salat Subuh," ujar Wahyudi.

Ada pun status Abu Bakar saat ini, bukan lagi sebagai Amir Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, maupun dalam kepengurusan lainnya. Abu Bakar tidak lagi menjabat Amir Bandar Lampung, sejak kasus pelanggaran protokol kesehatan tahun 2021 silam, oleh Polda Lampung. (***)

Editor : Febri Arianto


>

#Polda Metro Jaya # Khilafatul Muslimin # Lampung # Pancasila # Ideologi # Hukum # Polda Lampung
Berita Terkait
Ulasan