Limbah Hitam Cemari Pantai Kerangmas Lampung Timur Disebabkan Pipa Migas PHE OSES Bocor

Limbah di Pantai Kerangmas, Labuhan Maringgai, Lampung Timur, berasal dari kebocoran pipa migas bawah laut PHE OSES. [Suaralampung.id/Agus Susanto]

SUKADANA (Lampungpro.co): Limbah hitam hitam menyerupai aspal cemari Pantai Kerangmas, Labuhan Maringgai, Lampung Timur, diketahui karena ada kebocoran pipa minyak dan gas (Migas) PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES). Saat ini, tim operasi secara cepat menangani sumber kebocoran dan mengisolasi jalur pipa bawah laut.

Senior Manajer Relations Regional Jawa PHE OSES, Agus Suprijanto mengatakan, pihaknya menerjunkan 15 armada kapal dan helikopter. Ada pun tujuannya, untuk memantau penyebaran ceceran limbah melalui udara, untuk melokalisir dan membersihkan ceceran menggunakan perlengkapan oil boom sepanjang 1.500 meter dan oil skimmer.

"Saat ini kebocoran sudah ditanggulangi. Kami berkomitmen melakukan pembersihan dengan mengoptimalkan sumber daya kompeten yang dimiliki," kata Agus Suprijanto dilansir Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), Sabtu (16/7/2022).

Tim juga melanjutkan simulasi trajectori, untuk mendukung proses pembersihan yang menyeluruh. Saat ini, tim operasi siap siaga dengan perlengkapan yang memadai, untuk membersihkan ceceran di pesisir pantai.


SEBELUMNYA : Pantai Kerangmas Labuhan Maringgai Lampung Timur Tercemar Limbah Hitam Seperti Aspal

"Kami memiliki standar prosedur, dalam memastikan kehandalan fasilitas Migas, melalui patroli pengecekan dan Oil Spill Response team yang terlatih. Sehingga, dapat langsung diketahui sumber kebocoran dan melakukan penanganan jika terjadi insiden," ujar Agus.

PHE OSES dalam operasinya, senantiasa patuh pada aspek HSSE, dengan mengutamakan perlindungan keselamatan lingkungan dan masyarakat. Sehingga segenap upaya maksimal dilakukan PHE OSES, dengan berkoordinasi secara intensif dengan pemangku kepentingan pusat dan daerah, serta membantu masyarakat melakukan pembersihan di lokasi yang terdampak.

Sebelumnya diberitakan, limbah menyerupai aspal mencemari Pantai Kerangmas, Desa Muara Gadingmas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Limbah yang terbawa arus tersebut mencemari Pantai Kerangmas, Labuhan Maringgai, sejak tiga hari lalu.

Hingga Sabtu (16/7/2022), limbah yang terkumpul dalam ratusan karung tertumpuk rapi di depan pintu masuk objek wisata Pantai Kerangmas. Limbah yang memilki sifat bau seperti bahan bakar sengaja dikumpulkan oleh masyarakat setempat yakni pengelola Pantai Kerangmas. (***)

Editor : Febri Arianto
Kontributor : Agus Susanto



#Pantai Kerangmas # Labuhan Maringgai # Lampung Timur # Pencemaran # Lingkungan Hidup # Limbah # Aspal # Walhi
Berita Terkait
Ulasan