Sering Jadi Korban Kekerasan, Dokter ini Laporkan Suaminya ke Polsek Natar

Ilustrasi KDRT. LAMPUNGPRO.CO/DOK

NATAR (Lampungpro.co): Seorang dokter melaporkan suaminya ke polisi setelah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dokter Db melaporkan kasus tersebut ke Polsek Natar, Lampung Selatan. 


Dalam laporan bernomor LP/B516/VIII/2022/SPKT/Polsek Natar/Polres Lampung Selatan/Polda Lampung tanggal 30 Agustus 2022 disebutkan pelaku berinisial RW. Penganiayaan itu terjadi di rumah korban di Perumahan Sebiay, Desa Hajimena, Natar, Lampung Selatan.

Disebutkan dalam laporan, korban semula hendak membeli obat buat anaknya. Saat pamit, sang suami membolehkan.

Namun ketika akan keluar, ada bahasa dari suami yang membuat korban risih. "Pergi dan jangan pulang lagi," katanya.

Korban lalu menanyakan maksud ucapan tersebut. Tapi tiba-tiba pelaku marah dan menendang paha korban. Tak berhenti sampai di situ, pelaku juga menarik jilbab korban hingga robek.

Menurut informasi, aksi kekerasan itu bukan sekali itu saja terjadi. Selama lebih dari empat tahun berumah tangga, dokter Db sering mendapatkan perlakuan serupa.

Dokter yang berpraktek di salah satu rumah sakit swasta di Bandar Lampung ini kehabisan kesabaran. Dia akhirnya melaporkan kasus itu ke aparat berwajib 

Saat membuat laporan, dia menyertakan hasil viisum et repertum RSUD Abdul Moeloek. Dia berharap kasus ini ditangani secara profesional oleh polisi. (***)

Editor: Amiruddin Sormin 



#Korban KDRT # visum # rumah sakit # pelaku # Polsek Natar # Polres Lampung Selatan # pengaduan # barang bukti
Berita Terkait
Ulasan
X