Hasil Jualan Bandar Sabu, Kejari Bandar Lampung Setorkan Uang Rp1,19 Miliar ke Kas Negara

Kajari Bandar Lampung Saat Melimpahkan Uang Hasil Jualan Bandar Sabu ke Kas Negara Bank Mandiri | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung, menyetorkan uang sejumlah Rp1,195 miliaran ke kas negara, dalam kasus pencucian uang hasil jualan narkoba. Uang tersebut, dari terpidana asal Sukabumi, Bandar Lampung bernama Jepry Susandi.

Uang tersebut diserahkan ke Kantor Cabang Bank Mandiri Bandar Lampung di Jalan Cut Meutia, Telukbetung Utara, Bandar Lampung. Uang tersebut hasil bisnis Jefry, dalam kasus 7,2 Kg sabu tahun 2019 silam.

Kemudian setelah itu, Jefry juga mengendalikan sabu dari dalam Lapas sebanyak 41 Kg pada Desember 2019. Ketika itu, Jefry berhasil ditangkap Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung.

Kepala Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Helmi mengatakan, penyerahan tersebut sesuai dengan putusan Mahkamah Agung (MA) atas TPPU dari bisnis narkoba Jefry. Sementara Jefry sendiri, diputus dihukum 20 tahun penjara.

"Putusqn pencucian uang ini punya kekuatan hukum tetap, jadi langsung kami eksekusi. Karena bentuknya cek, jadi kami setorkan ke kas negara lewat Bank Mandiri di Cut Meutia Bandar Lampung," kata Helmi saat melimpahkan uang tersebut, Kamis (22/9/2022).

Selain bentuk cek uang, ada jug beberapa bidang tanah, kendaraan, logam mulia, dan lainnya yang selanjutnya bakal dieksekusi. Bidang tanah lokasinya ada yang di Sukabumi Bandar Lampung, Cigadung Pandeglang, Tanjungkarang, dan Pesawaran.

"Intinya akan kami nilai dahulu nanti, sebelum akhirnya dilelang melalui KPKNL. Kalau sekarang ini, berbentuk uang tunai, makanya langsung setor ke kas negara," ujar Helmi. (***)

Editor : Febri Arianto


>

#Narkoba # Narkotika # BNN # Kejaksaan # Kejari # Bandar Lampung # KPKNL # Uang # Aset
Berita Terkait
Ulasan