Siswa SMPN 2 Bandar Lampung yang Tewas dan Luka akan Santuni Panti Asuhan

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Aura Fairuz Adinda, siswa SMPN 2 Bandar Lampung, korban tewas akibat mobil yang ditumpanginya ditabrak kereta api, mengalami luka parah di kepala. Saat itu, korban yang menumpang mobil BE-1310-CK, duduk di belakang dan terlempar akibat ditabrak kereta dengan tiga gerbong do Dusun Patmosari, Desa Haduyang, Natar Lampung Selatan, sekira pukul 09.00 WIB.

BACA JUGA: https://lampungpro.com/post/4221/kereta-api-tabrak-mobil-korban-tewas-dan-luka-luka-siswa-smpn-2-bandar-lampung

Orangtua siswa yang tak mau namanya disebut mengatakan kegiatan itu bukan dari sekolah, tapi inisiatif siswa sendiri. Saat itu, siswa dan sejumlah orangtua menggunakan delapan mobil konvoi. Tiba di lokasi, mobil Terios BE-1310-CK yang berada di posisi ketiga ditabrak kereta yang sedang melaju.

BCA JUGA: https://lampungpro.com/post/4219/mobil-ditabrak-kereta-penumpang-di-haduyang-natar-2-tewas-9-luka-parah

Akibat kecelakaan itu, dua korban tewas adalah Dinda Roni Febriza dan Aura Fairuz Adinda. Sementara, korban luka-luka diketahui bernama Hayfa Alifya Ila (kritis), Alya Marisya (kritis), sedangkan korban lain belum diketahui identitasnya. “Mereka hendak memberikan santunan ke anak-anak panti asuhan. Saat kejadian, kereta tidak memberikan klakson peringatan,” kata dia. (*/EZAL/PRO2)

Suasana evakuasi jenazah korban tabrakan kereta api di RS Medika Natar, Lampung Selatan, Sabtu (27/5/2017). LAMPUNGPRO.COM


#Tewas # Kereta Api # Tabrak # Mobil # Terios # Siswa # SMPN 2 Bandar Lampung # Natar
Berita Terkait
Ulasan
X