Eksavator Tenggelam di Kanal Kampung Bumi Dipasena Agung, Warga Selamatkan dan Larikan Operator ke Puskesmas

Eksavator Kobelco saat tenggelam di kanal Kampung Bumi Dipasena Agung. LAMPUNGPRO.CO/NAFIAN

RAWAJITU TIMUR (Lampungpro.co): Sebuah eksavator rentalan tenggelam di perairan kanal Kampung  Bumi Dipasena Agung,  Kecamatan Rawajitu Timur,  Kabupaten Tulang Bawang, pukul 10.00 WIB, Sabtu (15/10/2022). Menurut saksi mata, Wakiman bin Marto (54) warga Kampung Bumi Dipasena Agung, sekitar pukul 10.00, dia dan beberapa warga sedang bergotong-royong memperbaiki jembatan.


Lalu, melihat sebuah eksavator Kobelco warna hijau berada di atas ponton yang mengapung di atas perairan Dipasena. Kemudian saksi bersama-sama rekannya kembali melanjutkan kegiatan gotong royong. Tidak lama kemudian saksi melihat eksavator Kobelco tidak ada lagi di atas ponton.

Selanjutnya saksi bersama-sama rekannya berinisiatif menggunakan speed boat mendekati ponton, setelah sampai dekat ponton melihat eksavator berada di dalam air alias tenggelam. Rekan saksi Ujang, Puji, dan Syarif meloncat ke perairan untuk menyelamatkan operator yang berada di dalam kabin eksavator.

Setelah memecahkan kaca dan menggeluarkan operator korban dibawa menggunakan speed boat ke Puskesmas Rawajitu Timur untuk mendapatkan perawatan. "Korban masih bisa selamat dan kami langsung kami bawa ke Puskesmas." kata Wakiman.

Menurut petugas Puskesmas Rawajitu Timur, Mardiono mengatakan memang tadi pagi ada korban tenggelam. Namanya Yoroko Pakpahan (26). 

"Info yang kami terima korban adalah operator eksavator yang bekerja di kampung Bumi Dipasena Agung dan langsung kami lakukan penanganan medis. Karena korban masih ada sesak napas, korban tadi kami sarankan segera dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan lebih lanjut," kara Mardiono.

Sementara itu Kepala Kampung Bumi Dipasena Agung, Agustiono membenarkan ada kecelakaan tenggelamnya Eksavator. "Itu eksavator yang dirental warganya asal dari Palembang, untuk melakukan rehab pertambakan. Saat itu rencana alat mau balik ke Palembang, karena pekerjaan sudah selesai dan nahas mengalami kecelakaan," kata Agustiono. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Laporan: Nafian Faiz
 



#Eksavator # kanal # Kampung Bumi Dipasena Agung # ponton # operator # evakuasi # tenggelam # kecelakaan kerja
Berita Terkait
Ulasan
X