Kementerian Pertanian Tambah Alokasi Pupuk Subsidi Lampung 2023, Segini Pembagian per Kabupaten/Kota

Stok pupuk Urea dan NPK Pursi di gudang Gunungsugih Lampung Tengah, 21 September 2022. LAMPUNGPRO.CO/AMIRUDDIN SORMIN

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Kementerian Pertanian menambah alokasi pupuk bersubsidi Urea dan NPK untuk Provinsi Lampung pada 2023. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 734/KPTS/SR.320/M/09/2022, alokasi Urea naik dari 326.169 ton (2022) menjadi 344.307 ton.


Sedangkan NPK naik dari 202.574 ton (2022) menjadi 228.519 ton. Selain itu terdapat alokasi NPK formula khusus yakni 11.127 ton.  

Meskipun naik, namun penetepan alokasi itu masih jauh dari jumlah petani Lampung yang menyusun rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung (DKPTPH), pada 2022 terdapat 806.809 petani yang menyusun RDKK. 

Perincian kebutuhan berdasarkan e-RDKK itu yakni Urea 489.117 ton dan 809.135 ton kebutuhan NPK. Lainnya, SP-36 105.490 ton, ZA 47.615 ton, Organik 341.166 ton, dan organik cair 449.933 ton. Jumlah petani di Lampung berdasarkan Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (Simluhtan) yakni 908.384 dengan total luas tanam 2.471.697,18 hektare.  

Terkait penetapan alokasi itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Sarana dan Prasana DKPTPH Lampung, Tubagus M. Rifki, mengatakan pihaknya sudah membagi alokasi tersebut per kabupaten dan kota se-Lampung. "Alokasi NPK formula khusus itu untuk tanaman kakao. Komposisi NPK yakni 14-12-16-4," kata Tubagus M. Rifki kapada Lampungpro.co, Jumat (21/10/2022).

Ada pun perincian alokasi pupuk subsidi untuk Lampung di 2023 yakni: 

Sumber: Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung. (***)

Editor: Amiruddin Sormin



#pupuk subsidi # pupuk nonsubsidi # Pusri # Program Makmur # Lampung # distributor # pangan # KUR # alokasi
Berita Terkait
Ulasan
X