Wali Kota dan Kejati Resmikan Rumah Restorative Justice di Kelurahan Kedamaian

Dokumentasi Kominfo Kota Bandar Lampung | Lampungpro.co/Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menunjuk Kelurahaan Kedamaian sebagai Rumah Restorative Justice, untuk memberikan rasa damai di masyarakat. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Nanang Sigit Yulianto mengatakan konsep ini merupakan kegiatan dari Kejagung pusat.

“Dengan adanya Rumah Restorative Justice ini, masyarakat bisa saling memaafkan tanpa dendam. Sehingga, suasana dimasyarakat terjadi perdamaian antar kedua belah pihak,” kata Nanang, Senin (5/12/2022).

Ada beberapa syarat, ucap Nanang, yang dapat diberikan Retorative Justice (RJ), tidak semua tindak kejahatan bisa diberikan Restorative Justice ini. “Ada maaf antara kedua belah pihak untuk berdamai, kemudian pelaku memang belum pernah di penjara. Serta, pasal hukumannya tidak lebih dari 5 tahun atau tindak pidana berat,” ucap Nanang. 

Diharapkan Restorative Justice ini dapat memberikan pelajaran dan tanpa harus berlanjut ke pengadilan, tambah Nanang. “Jadi, kalo sudah RJ tidak perlu lagi dilanjutkan penuntutan di Pengadilan, cukup sampai di kejaksaan. Karenanya haknya ini ada di Kejaksaan Agung jadi kita berencana akan memperluas ke beberapa daerah lagi,” tambah Nanang.

Sementara, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan dengan adanya Rumah Restorative Justice ini dapat memberikan suasana kondusif yang ada di Kota Bandar Lampung. “Kita akan sosialisasikan adanya Rumah Restorative Justice ini agar perkara kecil dapat diselesaikan tanpa adanya laporan dan aduan. Dan semoga kekerasan dalam rumah tangga bisa diselesaikan dengan musyawarah bersama warga,” kata Wali Kota. (***) 

Editor : Sandy



#Wali Kota # Bandar Lampung # Lampung # Eva Dwiana # Rumah Restorative Justice
Berita Terkait
Ulasan
X