Tampil di Indosiar, Mensos Bantu Ananda Warga Bandar Lampung Lunasi Hutang

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjadi juri kehormatan acara Microfon Pelunas Hutang Indosiar beberapa minggu lalu ternyata membawa berkah kepada Ananda Reza Maulin, warga Bandar Lampung. Hal itu dikatakan Kasubdid Bantuan Sosial Rachmad Kusnadi, didamping Koordinator Regional Wilayah Barat PKH Dison Muhammad Fauzi, Jumat (7/7/2017), saat mengunungi rumah kontrakan Ananda di Jalan Diponegoro, Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung.

Menurut Rachmad kehadirannya tersebut menyampaikan janji ibu Khofifah ketika bertemu dengan Ananda di Indosiar TV dalam acara Microfon Pelunas Hutang. Acara yang sudah mulai tayang sejak 17 April 2017 dengan formatnya merupakan program reality show. Setiap episodenya ditampilkan dua peserta yang menceritakan kisah hidup dan kesulitan yang dialami hingga terbelit hutang. Tujuan dari acara ini adalah membayarkan seluruh hutang si peserta.

Saat itu Ananda sebagai peserta, sedang ibu Mensos menjadi juri kehormatan. Alkisah Ananda yang merupakan anak yatim tinggal bersama ibunya Marlina (55) dan neneknya Estiningsih (70). Sejak kematian ayahnya hidup Ananda dan keluarganya terlunta-lunta. Tempat tinggalnya selalu berpindah pindah. Hal itu karena tidak adanya biaya menyewa rumah walaupun sekedar untuk berteduh.

Nanda sebagai anak sulung menjadi tulang punggung ibu dan neneknya yang sudah renta dan sakit sakitan. Hasil jerih payahnya sebagai penyanyi di sebuah kafe dan tukang cuci piring tidak mencukupi buat biaya makan dan biaya berobat sang nenek. Sehingga, dia rela tidak dapat melanjutkan kuliahnya di Universitas Lampung jurusan Komunikasi, walaupun sekedar untuk transpotasi ke kampus. Sedangkan biaya kuliah sudah diberikan beasiswa.

Berdasarkan cerita yang diamini oleh Ananda, Menteri Sosial secara spontan menyerahkan bantuan Rp3 juta sebagai modal usaha. Di samping itu, hari ini, juga diserahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan tabungan BRI atas nama Marlina dan paket bingkisan sembako. Bagai mendapat durian runtuh, sesaat selesai acara dia mendapat telepon dari Drs Hi Syarman Ibrahim M.Ag yang akan memberikan tanah seluas 15 m x 20 m kepada Ananda.

Bahkan, Ananda beserta ibunya di antarkan langsung Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni, menemuin Syarman Ibrahim di lokasi tanah hibah yakni Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Lampung Selatan (belakang bekas Rumah Sakit Islam). Sekaligus penandatanganan surat hibah dan penyerahan bantuan untuk pembuatan rumah dari Menteri Sosial sebesar Rp20 juta.

Sumarju Saeni mengatakan dengan berbagai bantuan yang telah diterima Ananda diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat mengurangi beban hidup keluarganya. "Tingkatkan ketaqwaan kepada Allah swt, sehingga dapat membentengi diri terhadap pengaruh negatif yang justru akan merusak Nanda. Kejarlah cita-citamu,” kata Sumarju. (**/PRO2)



#Mensos # Khofifah Indar Parawansah # Bantuan # Ananda # Unila # Bantuan # Reality Show # Mikropon Pelunas Hutang # Bandar Lampung # Hibah Tanah
Berita Terkait
Ulasan