Perang Antar-Pendukung Paslon Bupati di Puncak Jaya, Satu Orang Tewas dan 12 Luka-luka

JAYAPURA (Lampungpro.com): Satu warga dilaporkan tewas tertembak dan 12 orang lainnya terluka akibat terkena panah saat pertikaian antara para pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati yang terjadi Sabtu (29/7/2017) di Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal membenarnya terjadinya aksi saling serang antarpendukung pasangan calon hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Selain itu, tercatat 16 rumah atau honai dibakar setelah sebelumnya terjadi aksi saling serang antarpendukung. Dari laporan yang diterima insiden itu berawal saat sekitar pukul 11.15 WIT, bertempat di kampung Legimut Distrik Pagaleme massa dari paslon satu melakukan bakar batu,” kata Kombes Kamal.

Saat bakar batu, api berkobar besar dan berasap tebal yang mengakibatkan massa yang dipimpin Loni Telenggen alias Bongkar Telenggen salah paham dan menganggap adanya penyerangan serta pembakaran rumah dan honai. Sehingga, massa yang dipimpin Bongkar Telenggen secara serentak lari mengarah ke lokasi posko nomor 3, sebelum tiba di posko nomor 3, pendukung nomor 3 melihat sekelompok massa yang datang maka terjadilah perang dengan menggunakan panah dan alat perang lainnya.

"Aparat keamanan yang dipimpin Kapolres Puncak Jaya AKBP Indra Napitupulu sempat memberikan tembakan peringatan untuk membubarkan massa. Namun, sempat tidak diindahkan dan sekitar pukul 12.30 WIT kedua kelompok yang bertikai dapat dipisahkan," kata Kamal. 

Dia juga mengatakan pihaknya menyayangkan terjadi insiden yang menimbulkan korban jiwa karena kasus pemilukada di Puncak Jaya hingga kini masih berproses di MK. Sehingga, masyarakat diharapkan tidak mudah terpancing isu yang sengaja dihembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Para kandidat diminta untuk terus mengawasi para pendukungnya agar tidak melakukan tindakan anarkis, karena sebelumnya di hadapan kapolda, pangdam, wagub dan ketua DPR Papua, ketiga kubu berjanji untuk tidak saling menyerang dan menunggu proses di MK," kata dia.

Pilkada di Puncak Jaya diikuti tiga pasangan calon yakni pasangan Yustus Wonda-Kirenius Telenggen, Hanock Ibo-Rinus dan Yuni Wonda-Deinas Geley. (*/ANT/PRO2)



#Tewas # Kelompok # Perang # Bakar # Pasangan Calon # Bupati dan Wakil Bupati # Indonesia # Lampung # Polda # Papua # Panah
Berita Terkait
Ulasan