Suara Tidak Sah di Pilkades Mesuji Lampung Sangat Tinggi

MESUJI (Lampungpro.com): Pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Mesuji, suara tidak sah mendominasi di empat kecamatan yang menggelar pesta demokrasi itu, karena kesalahan di luar teknis.

Diketahui, sebanyak 16 desa di lima kecamatan di Kabupaten Mesuji menggelar Pilkades Serentak 2017. Pilkades itu sendiri diikuti 49 kandidat. Di  Desa Fajarindah, Kecamatan Pancajaya 537 dari 1.302 mata pilih, suara tidak sah.

Sementara, di Desa Jayasakti Kecamatan Simpangpematang terdapat 401 dari 1.523 mata pilih terdapat suara tidak sah. Di Desa Margojadi,  Kecamatan Mesuji Timur terdapat 503 dari 1.654 mata pilih suara tidak sah.

Sedangkan di Desa Sungaibuaya, Kecamatan Rawajitu terdapat 154 dari suara tidak sah dan di Desa Sidang Telogorejo terdapat 202 suara tidak sah. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Budiman Jaya kepada Lampungpro.com melalui sambungan telepon, Minggu (27/8/2017), membenarkan hal itu. Menurut dia, di Pilkades Mesuji ini banyak suara tidak sah, tetapi hal itu kesalahan di luar teknis. Pemilih dalam mencoblos tidak membuka kertas suara dengan lebar. Masih terlipat dicoblos, jadi dua lobang tercoblos, dinyatakan tidak sah.

“Dari 16 desa yang mencoblos, hanya satu desa, yaitu Desa Fajarindah calon kades nomor urut 1 atas nama Hendri Anggoman protes. Saat ini  kami mau ke sana untuk dimusyawarahkan, belum bisa memberikan kesimpulan. Karena, kami belum kesana. Nanti akan kami kabarkan bagaimana keputusan yang harus kita ambil dari kesepakatan bersama nanti," kata dia. (ROSARIO/PRO2)



#Pilkades # Suara Tidak Sah # Non Teknis # Mesuji # Lampung # Protes # Musyawarah # Kecamatan
Berita Terkait
Ulasan