Tidak Ada Toleransi untuk Kesalahan Tes CPNS Kemenkum dan HAM

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih menjadi buruan masyarakat Indonesia. Tak berbeda dengan Lampung, dijadwalkan enam hari dari Senin (11/9/2017) hingga Sabtu (16/9/2017), tes CPNS selalu berakhir petang. Bahkan, ini baru sesi pertama, masih ada sesi kedua dan selanjutnya.

Pada tes ini, peserta sama sekali tidak mendapat toleransi atas kesalahan yang dibuat. Beberapa peserta protes enggan mengenakan seragam bawah hitam dan kemeja putih. "Ada yang ngeyel, nggak bisa kami (panitia) ikutkan," kata Kepala Sub Bidang Pelaporan, Hubungan Masyarakat, Teknologi Informasi Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) Erwin Setiawan usai berakhir tes CAT hari ke-3 di Universitas Lampung, Rabu (13/9/2017) malam.

Selain baju, ada juga peserta yang tidak membawa KTP, malah menunjukkan SIM. Pihak panitia langsung menggugurkan peserta tersebut. Ini karena saat tes harus menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). "Itu adanya di KTP, bukan SIM," kata dia.

Erwin mengatakan ada juga peserta yang terlambat datang. Sudah masuk sesi kedua tes, peserta itu baru datang dan belum mengikuti tes sesi pertama. Menurut Erwin, semua aturan sudah ditentukan pusat. "Harus tegas, kami ikuti aturan yang ada," kata Erwin. (SYAHREZA/PRO2)



#Tes # CPNS # Lampung # Kemenkum dan HAM # Protes # Peserta # Aturan # Tegas # Kemeja
Berita Terkait
Ulasan