Gubernur Ridho Ficardo: Forum CSR Wujudkan Bisnis Berkelanjutan

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengatakan Forum CSR Lampung telah terbentuk sejak 2016. Tujuannya dibentuk forum CSR guna mendukung kegiatan CSR perusahaan. Penganugerahan CSR Award pertama kali pada 26 Juli 2016. Hal ini disampaikan Ridho pada acara seminar nasional dan sidang pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) IX serta penganugerahan Lampung CSR Award di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung semalam (18/10/2017).

Menurut Ridho, tujuan kegiatan CSR adalah untuk mewujudkan bisnis yang berkelanjutan, mensinergikan aspek lingkungan, sosial dan ekonomi pada proses bisnis. Sekaligus mendekatkan perusahaan dengan konsumen dan lingkungan. Dibawah kepemimpinannya juga sudah banyak peningkatan. Perusahaan-perusahaan di Lampung didukung untuk mengembangkan komoditi asli. Dirinya mencontohkan pengembangan kopi oleh PT Nestle Indonesia Panjang Lampung.

PT Nestle Indonesia Panjang Lampung tercatat sebagai Pemenang dalam kategori Sustainability dalam CSR Award 2017. Produk kopi Nestle, 100 persen dari Lampung. Namun, banyak yang belum mengetahuinya. “Saya saja baru tahu sejak saya menjadi Gubernur. Nah, saya meminta langsung kepada pak Menko, bagaimana bisa ada kebijakan produk-produk dari Lampung yang bisa lebih dikenalkan di dunia. Misalnya dalam bentuk labelisasi. Untuk kopi tidak hanya made in Indonesia saja. Tetapi bisa dijelaskan juga provinsi asalnya,” kata Ridho Rabu (18/10/2017) malam.

Permintaan Ridho itu langsung disambut baik Menteri Koordinator Perekonomian armin Nasution yang menyatakan bakal mencarikan cara agar daerah asal komoditi juga bisa dikenalkan. Sementara, Ketua Pelaksaana Lampung CSR Award Yusuf Barusman mengatakan, tahun ini CSR Award diikuti ada 33 peserta dengan 512 program dan ada 21 penghargaan. “Tahun ini berbeda. Sebab kita melibatkan UMKM,” kata Rektor Universitas Bandar Lampung ini.

Ketua Forum CSR Lampung Veronica Saptarini menambahkan, semua pemenang di masing-masing kategori, memiliki alur penilaian tersendiri. Tim penilai melibatkan pusat, daerah, dan akademisi. Kegiatan ini dilaksanakan Tim Fasilitasi Bappeda Provinsi Lampung dan Forum CSR Lampung.

Rangkaian kegiatan dimulai 19 September 2017. Penilaian dimulai dengan verifikasi laporan peserta (8-10 Oktober), seleksi presentasi (12-13 Oktober), peninjauan lapangan (14-15 Oktober), dan malam penganugerahan Piala Gubernur pada 18 Oktober 2017.

Veronica berharap, dengan adanya kekompakan pelaku usaha yang ada, maka ke depannya bisa mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur. “Dari 512 program kita bisa mempertimbangkan semua aspek dan kalau kita bisa maju bersama, maka bukan tidak mungkin kita akan bisa membantu pembangunan yang ada,” Kata dia.

Selain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan akan mengisi seminar yang digelar hari ini (19/10/2017). (REKANZA/PRO2)



#CSR Award 2017 # Gubernur Lampung # M Ridho Ficardo # Ekonomi # Bisnis # Berkelanjutan # Indonesia
Related Post
COMMENTS