Ekspor Komoditas Lampung Surplus Dibanding Impor di Oktober 2017

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung mencatat neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung pada Oktober 2017 mengalami surplus terkait nilai ekspor lebih besar dibandingkan impor. Neraca perdagangan itu mengalami surplus, yaitu 207,04 juta dolar AS

Berdasarkan berita resmi statistik yang dirili BPS Lampung, Rabu (15/11/2017), disebutkan surplus neraca perdagangan Oktober 2017 diperoleh dari negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa sebesar 108,95 juta dolar AS. Lalu, lima negara utama (Saudi Arabia, Amerika Serikat, Australia, Argentina, Tiongkok) sebesar 66,64 juta dolar AS, dan negara-negara ASEAN sebesar 14,29 juta dolar AS.

Nilai ekspor Provinsi Lampung selama Oktober 2017 mencapai 392,86 juta dolar AS atau naik 30,95% dari nilai ekspor pada bulan sebelumnya. Nilai ekspor Oktober 2017 jika dibandingkan dengan Oktober 2016 yang tercatat 372,29 juta dolar AS. Hal ini juga mengalami kenaikan 5,52%.

BPS mencatat lima golongan barang utama ekspor Lampung pada bulan Oktober 2017, yaitu lemak dan minyak hewan/nabati, batu bara, kopi, teh, rempah-rempah, olahan buah-buahan/sayuran, karet, dan barang dari karet. Sedangkan, nilai impor pada Oktober 2017 mencapai 185,82 juta dolar AS atau mengalami penurunan 25,05 persen dibanding September 2017. Nilai impor Oktober 2017 tersebut lebih rendah 15,11 juta dolar AS atau turun 7,52 persen jika dibanding periode yang sama tahun lalu.

Penurunan impor pada Oktober 2017 ini lebih banyak terjadi pada aneka barang-barang di luar lima golongan barang utama yang kumulatif penurunannya mencapai 83,68%. Barang yang termasuk lima golongan barang utama mengalami penurunan hanya binatang hidup dengan penurunan sebesar 2,37 persen. (PRO1)



#ekspor lampung # neraca ekspor # kopi # lada # rempah-rempah # karet # minyak nabati # impor
Berita Terkait
Ulasan