Munas Pelti, Lampung Diminta Pilih Ketua yang Utamakan Program Daerah

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Ketua Harian Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Provinsi Lampung, Mustopa Endi Hasibuan, meminta utusan Lampung pada Musyawarah Nasional (Munas) memilih ketua yang memiliki program unggulan pembinaan tenis daerah. Kemudian, memilih ketua yang memiliki jaringan dan pengalaman di bidang tenis.

"Bukan saatnya lagi memilih ketua yang menjanjikan dana sesaat. Pembinaan tenis mulai nasional hingga daerah masih terpuruk. Kita butuh ketua yang mampu membangkitkan tenis. Saya meminta utusan Lampung memahami hal ini demi pembinaan daerah, bukan kepentingan sesaat. Apalagi politik uang," kata Endi Hasibuan, terkait Munas PB Pelti yang berlangsung, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 24-26 November.

Endi yang berhalangan hadir pada Munas tersebut mengatakan Pengda Pelti Lampung mengamanatkan suara kepada Sekretaris Umum Pengda Pelti Lampung, Mulyono. Rencananya, pemilihan ketua umum berlangsung Minggu (26/11/2017). Sebelumnya, dalam wawancara khusus kepada Lampungpro.com, Endi yang juga Direktur Operasional PT Bank Lampung tersebut mengaku sosok yang dibutuhkan daerah ada pada calon ketua umum Rildo Ananda Anwar.

Petenis yang malang melintang di perbankan nasional dan swasta ini yakin sosok Rildo mampu membangkitkan tenis Indonesia, karena mantan pemain. "Seorang pengurus yang mantan pemain itu betul-betul paham alam atlet dan pembinaan. Pengurus seperti Pak Rildo ini pasti lebih sering di lapangan tenis, ketimbang di sekretariat," kata Endi.

Di arena Munas, muncul dua nama sebagai calon ketua umum yakni Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rildo Ananda Anwar dan Direktur Utama Persija Jakarta Gede Widiade yang pernah menjadi CEO Persebaya 1927 sebelum berganti nama dengan Bhayangkara FC. Senada dengan Endi Hasibuan, mantan CEO Persebaya 1927, Saleh Ismail Mukadar, mengingatkan pada pengurus Pengda Pelti untuk tidak salah memilih figur ketua umum PP Pelti.

"Pengda-pengda Pelti harusnya sadar memilih figur Ketua Umum PP Pelti yang tepat. Jangan sampai prestasi tenis Indonesia yang terpuruk semakin terpuruk karena dipegang figur yang tidak tepat," kata Saleh Ismail Mukadar, Jumat (24/11/2017) malam.

Di Munas Pelti ada dua figur calon Ketua Umum PB Pelti yang maju. "Sebaiknya yang menjadi Ketua Umum PP Pelti itu berasal dari masyarakat tenis. Kalau sampai tenis diurus orang sepakbola, saya bisa pastikan malah akan semakin terpuruk prestasinya," kata Saleh yang mengaku sangat mengenal Gede Widiade. (PRO1)



#tenis indonesia # persatuan lawn tenis indonesia # tenis dunia # pembinaan tenis # turnamen tenis # pengda pelti lampung # tenis daerah
Berita Terkait
Ulasan
X