Presiden Jokowi Resmikan Kawasan Pedesaan Terintegrasi di Mesuji

Berita online Lampung, Berita Online Lampungpro.com, Berita Online Indonesia, Berita Pariwisata Lampung, Berita Pariwisata Indonesia, Portal Berita Online, Portal Berita Lampung, Portal Berita Asian Games 2018, Portal Berita Pilgub Lampung, Portal Berita Pilkada 2018

MESUJI (Lampungpro.com): Guna mendukung pertanian di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Mesuji, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun irigasi untuk meningkatkan produksi pertanian. "Jangan sampai pembangunan pertanian terhambat gara-gara irigasi kurang baik,” kata Presiden Joko Widodo pada peresmian pengembangan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) terintegrasi yang dilaksanakan di Rice Milling Plant (RMP) Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Mesuji di Desa Wonosari, Kecamatan Mesuji Timur, Minggu (21/1/2018) sore.

Dalam kesempatan itu, Presiden didampingi juga oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan disaksikan langsung oleh ribuan masyarakat Kota Terpadu Mandiri (KTM) Mesuji. "Saya senang karena sore ini mampu menginjakkan kaki di Kabupaten Mesuji, Lampung," ujar Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menjelaskan bahwa masyarakat KTM Mesuji telah menunggu kehadiran Presiden Jokowi. Program transmigrasi telah dimulai sejak tahun 1950, dan daerah transmigrasi tersebut telah mampu memacu pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.

Sejak diluncurkannya program tersebut, kawasan transmigrasi telah berhasil menciptakan 1.184 desa, 335 ibukota kecamatan, 104 ibu kota kabupaten dan dua ibu kota Provinsi. "Dan Kabupaten Mesuji berasal dari transmigrasi pada 1982 lalu," jelasnya.

Keberhasilan program ini, menurut Eko, karena memiliki bisnis model yang nyaris lengkap dan terintegrasi dari hulu ke hilir dalam suatu klaster pertanian yang direncanakan sejak awal.  Di tengah meningkatnya pendapatan dan kebutuhan masyarakat, menurut Eko, pengelolaan kawasan transmigrasi yang besar dan terintegrasi secara vertikal tidak mampu dihindari lagi.

"Untuk itu, Kementerian Desa menggandeng kepala daerah,  kementerian, dan lembaga terkait, dunia usaha dan perbankan untuk membentuk klaster ekonomi kawasan transmigrasi dan kawasan perdesaan di Indonesia yang dikenal Prukades," jelasnya.

Sebagai wujud perhatian dan realisasi pengembangan Prukades, terdapat penyerahan bantuan modal masing-masing sebanyak Rp50 juta kepada 17 BUMDes oleh Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia. Serta terdapat penyerahan kredit usaha rakyat (KUR) BNI senilai Rp25 juta/orang dan bantuan alat pertanian berupa 19 hand tractor oleh Menteri BUMN. (**/PRO2)



#Presiden # Joko Widodo # Gubernur Lampung # Muhammad # Ridho Ficardo # Produk Unggulan # Prokades # RMP # Padi # Gabah # Pertanian
Berita Terkait
Ulasan