Waspada, Gelombang Tinggi dan Angin Kencang di Bakauheni-Merak hingga Awal Maret

 

Gelombang tinggi dan angin melanda perairan Selat Sunda, terutama sore dan malam. Dari berbagai rekaman video yang diunggah penumpang, Selasa (23/11/2021), tampak sejumlah kapal ferry harus berjuang ekstra hati-hati saat bersandar karena gelombang tinggi.

Menurut GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Hasan Lessy, selain gelombang tinggi, angin juga kencang juga patut diwaspadai di perairan Selat Sunda. Kondisi ini, kata dia, biasa terjadi akhir November hingga awal Maret. "Kondisi seperti ini biasa terjadi di sekitar perairan Merak saat akhir November hingga awal Maret," kata Hasan, Selasa (23/11/2021).

Menurut Hasan yang juga mantan GM PT ASDP Indonesa Ferry Cabang Bakauheni itu, gelombang tinggi tersebut membuat waktu pelayaran kapal dari Merak ke Bakauheni dan sebaliknya jadi lebih lama. "Biasanya waktu tempuh penyeberangan berkisar dua jam untuk kapal reguler dan satu jam untuk kapal eksekutif. Namun dengan kondisi ini, waktu perjalanan bisa lebih dari itu," kata Hassan Lessy.

Meski demikian, pelayaran di jalur Merak Bakauheni tetap berjalan dengan aman. Pihaknya tetap menjalankan standar operasional prosedur (SOP) seperti pemeriksaan semua perlengkapan keamanan dilakukan secara berkala oleh pihak berwenang.

Dia juga meminta agar penumpang tidak usah khawatir karena semua aspek keselamatan tetap menjadi prioritas. "Nakhoda kapal di penyeberangan Merak-Bakauheni semua profesional dan mengetahui kondisi cuaca di sekitar. Mereka update info cuaca dari BMKG," kata Hasan.

Related Post
COMMENTS