BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Sebanyak 7.433 guru honorer baik untuk tingkat TK, SD, dan SMP di Kota Bandar Lampung, hingga saat ini belum juga mendapatkan pembayaran insentif dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Seharusnya pembayara insentif para guru honorer ini dilakukan pada bulan Juni 2018 lalu.
Pemkot Bandar Lampung sendiri beralasan sedang mengumpulkan pendapatan untuk membayar tunggakan yang ada. Pada pekan depan Pemkot Bandar Lampung terlebih dahulu akan membayarkan insentif RT sebesar Rp14 miliar. Insetif RT yang telah telat selama 7 bulan tersebut hanya dibayarkan 4 bulan.
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Handrie Kurniawan mengatakan, bahwa selama ini guru honorer telah mengabdi dan turut membantu mencerdaskan anak di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, jika memang kondisi keuangan pemkot tidak cukup untuk melakukan pembayaran insentif, maka bisa di lakukan secara bertahap.
"Jika memang kas tidak ada bisa bayar bertahap, kan memang seperti itu setiap bulan dibayarkan. Jangan nunggu sudah numpuk dulu, harus dipikirkan juga nasib guru ini. Mereka sudah bekerja maksimal, harusnya kita juga cepat berikan hak-hak mereka," ujar politisi PKS ini.
Diketahui, besaran insentif masing-masing guru honorer di Kota Bandar Lampung Rp 2 juta, ini terhitung perenam bulan sekali atau satu bulannya guru honorer hanya memperoleh Rp 200,000. Total dana yang di butuhkan Pemkot untuk membayar Rp8,9 miliar.(**/PRO4)
Berikan Komentar
Taman Wisata Wira Garden memang menjadi salah satu destinasi...
2949
Bandar Lampung
466
386
08-Apr-2026
452
08-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia