TANGGAMUS (Lampungpro.com): Gelombang dahsyat yang merusakkan dan menenggelamkan kapal nelayan di perairan Kota Agung menyebabkan banyak kerugian materi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus belum bisa memperkirakan total kerugian yang dialami nelayan. "Kami masih menunggu laporan kerugian total gabungan nelayan," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Tanggamus Adi Nugroho, Selasa (29/5/2018).
BPBD juga menyatakan belum ada korban jiwa atas gelombang dahsyat setinggi 4 meter. Pihaknya bersama Basarnas setempat telah bersiaga lebih dari setengah hari. "Belum ada laporan korban jiwa," kata dia.
BACA JUGA: Gelombang Dahsyat Hantam 15 Perahu Nelayan Tanggamus
Adi juga mengaku belum mengetahui penyebab pasti terjadinya gelombang dahsyat. Sementara, warga setempat, Rifqi (24) mengaku hanya mendengar suara gemuruh ombak besar. "Saya kira biasa, ternyata ombak tinggi," kata Rifqi kepada Lampungpro.com melalui sambungan telepon. (SYAHREZA/PRO3)
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
720
Lampung Selatan
470
Bandar Lampung
721
470
17-Jul-2026
721
17-Jul-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia