BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meminta pemudik tidak takut dan ragu masuk dan bermalam di Terminal Induk Rajabasa, Bandar Lampung. Pemerintah terus berupaya agar terminal kelas A ini lebih nyaman dan dilengkapi dengan sarana yang lebih baik.
Sejak diserahkan ke pemerintah pusat, Gubernur Ridho mengatakan terus berkoordinasi dengan pusat untuk mengubah wajah Terminal Rajabasa menjadi modern, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Gubernur Ridho menyatakan pada mudik tahun lalu Terminal Rajabasa aman dan tidak ada suatu kejadian apapun. Harapannya begitu juga pada 2017 ini.
"Konsepnya nanti seperti Terminal Tirtonadi Solo yang tampilannya seperti bandara. Untuk mewujudkannya, Pemerintah Provinsi bekerjasama dengan pusat. Saya juga usulkan agar namanya diambil dari tokoh Lampung, seperti Zainal Abidin Pagaralam," kata Gubernur, saat meninjau arus mudik di Terminal Rajabasa dan Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, Kamis (22/6/2017).
Hingga hingga H-4, jumlah bus kedatangan mencapai 6.428 penumpang dan 328 bus. Keberangkatan 13.429 penumpang dan 446 bus. Dari data tersebut, bus Sumatera mencapai 2.258 penumpang (77 bus AKAP) dan dari Jawa 6.638 penumpang (179 bus). Sedangkan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) diberangkatkan 4.170 penumpang (251 bus) dan kedatangan 6791 penumpang (267 bus).
Seperti tahun lalu, fasilitas menginap di Terminal Rajabasa, menurut Kepala Terminal Mustika Wati, dijaga 24 jam, sehingga pihaknya menjamin kenyamanan dan keamanan kepada pemudik. Kemajuan daerah, kata Gubernur, dapat dilihat dari connectivity atau sarana perhubungan. Ini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung agar tahun ini juga Bandara Radin Inten II menjadi Bandara Internasional dan memperbaiki terus sarana prasarana perhubungan lainnya.
Ketika meninjau Stasiun Kereta Api (KA) Tanjungkarang Gubernur Ridho sempat berbincang dengan seorang penumpang asal Purwokerto yang hendak mudik ke Lampung Utara. Gubernur juga membagi-bagikan bingkisan kepada para pemudik saat meninjau Stasiun KA dan Pol DAMRI Tanjungkarang.
"Sejauh ini stasiun kereta nyaman. Namun jika suatu daerah ingin maju harus didukung sarana perhubungan aman, cepat dan nyaman. Jadi, ke depan konsep bandara diintegrasikan dengan jalan tol dan kereta api. Seperti di Bandara Kuala Namu, Medan," ungkap Gubernur Ridho.
Menurut Kepala Divisi Regional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Tanjungkarang, Suryawan, lebih dari 1.000 pemudik dari dan luar Lampung menggunakan KA. Dia menjelaskan banyak pemudik luar Lampung seperti Bandung, Depok, dan Gambir menuju ke Lampung dengan tujuan berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Saat ini jumlah bus DAMRI yang berangkat dari Stasiun KA mencapai 25 unit per hari .
Rizal, pemudik yang menggunakan bus dari Bekasi ke Bandarjaya menjelaskan bahwa mudik kali ini terasa lebih baik dari sebelumnya, karena persiapan yang lebih baik disertai sarana dan prasarana. Sedangkan Reva pemudik yang menggunakan kereta api tujuan Bangka Belitung menuturkan mudik kali ini lebih aman dan nyaman. "Semoga ke depan dapat terus ditingkatkan," kata Reva. (***/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
15719
EKBIS
8286
Bandar Lampung
5672
Bandar Lampung
4027
Bandar Lampung
3884
133
03-Apr-2025
234
03-Apr-2025
253
03-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia