Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Gubernur Lampung: "Saya Perang Terhadap Narkoba"
Lampungpro.co, 14-Jul-2017

Amiruddin Sormin 1281

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menyatakan perang terhadap narkoba. Untuk itu, Gubernur menyatakan tidak akan menolerir jika ada pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terlibat narkoba.

"Tidak ada toleransi. Saya tidak akan lindungi pejabat daerah jika terbukti menggunakan narkoba," ujar Gubernur Ridho, saat menghadiri Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2017, di Kantor Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Lampung, Jalan Griya Mustika, Way Halim Permai, Bandar Lampung, Kamis (13/7/2017).

Kegeraman Gubernur Ridho bukan tanpa alasan, mengingat darurat narkoba di Indonesia dalam tahap mengkhawatikan. "Konsumsi barang haram tersebut ditemukan di semua kalangan terutama pada generasi muda. Tidak ada gunanya pembangunan jika anak bangsa tidak terselamatkan dari bahaya narkoba. Saya meminta seluruh pihak bersinergi dan berpartisipasi melawan peredaran dan konsumsi narkoba," kata Gubernur.

Ancaman narkoba makin berat dan Pemprov Lampung siap mendukung pemberatasannya. "Pemda siap seoptimal mungkin memberikan dukungan terhadap BNNP Lampung dan Direktorat Narkoba dalam pemberantasan narkoba, karena bahaya narkoba lebih tinggi dibandingkan terosisme," kata Ridho.

Sebagai bentuk pencegahan, Gubernur Ridho meminta materi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dapat diterapkan sebagai kurikulum pelajaran, khususnya tingkat SMA. Gubernur juga meminta para bupati dan wali kota memasukkan kurikulum itu untuk SD dan SMP seperti yang dilakukan Provinsi Kalimantan Timur, Maluku Utara, Kota Surabaya, dan Kabupaten Tulung Agung.

Tekad Gubernur itu mendapat apresiasi Kepala BNNP Lampung Brigjen Sukamso. Kehadiran Gubernur Ridho pada peringatan HANI 2017 bertema 'Listen First' ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian dalam pemberantasan narkoba.

"Sejak 2015 Presiden Jokowi mencanangkan perang terhadap narkoba. Namun upaya yang dilakukan terasa belum optimal. Kami mengajak masyarakat dan pemerintah bahu membahu menghadapi bahaya narkoba. Jika tidak, saya yakin jumlahnya makin masif dan meluas," kata Sukamso.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Ridho Ficardo menyematkan pin antinarkoba kepada penggiat dan relawan atas partisipasinya mendukung program P4GN. BNNP juga memberikan penghargaan kepada Kabupaten Lampung Barat, Kantor Wilayah Kementerian Agama Lampung, Kantor Pengawasan Bea Cukai Bandar Lampung, dan Balai karantina Pertanian Kelas 1 Bandar Lampung, sebagai instansi pemerintah penggiat anti narkoba. Sedangkan di bidang pendidikan diberikan kepada SMKN 1 Bandar Lampung dan swasta Bening Biru EO. (PRO1)

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Belajar dari Peristiwa Dua Mahasiswi Hanyut di...

Taman Wisata Wira Garden memang menjadi salah satu destinasi...

1136


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved