Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ketua MPR: Ledakan Penduduk Berakibat Peningkatan Kebutuhan Pangan
Lampungpro.co, 10-Aug-2017

Lukman Hakim 924

Share

JAKARTA (Lampungpro.com): Salah satu tantangan bangsa Indonesia adalah ledakan penduduk yang konsekuensinya adalah peningkatan keperluan pangan dan energi untuk bangsa Indonesia. "Ledakan pertumbuhan penduduk ini tidak dapat dielakkan, tapi hanya dapat diredam sedikit," kata Ketua MPR, Zulkifli Hasan, saat menyampaikan materi sosialisasi empat pilar kebangsaan pada Musyawarah Kerja Kongres Wanita Indonesia, di Gedung Lemhannas, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Menurut dia, jumlah penduduk Indonesia saat merdeka pada 1945 sekitar 60 juta jiwa, pada 2016 sekitar 245 juta jiwa, dan pada 40 tahun ke depan diperkirakan mencapai 500 juta jiwa. Saat ini, kata dia, dilansir Antara, Pemerintah Indonesia sudah mengimpor bahan pangan dan energi untuk mencukupi kebutuhan penduduk Indonesia secara nasional. "Pada 40 tahun mendatang, maka kebutuhan pangan dan energi akan semakin tinggi, sementara lahan pertanian semakin mengecil," kata dia.

Zuulkifli juga menjelaskan persaingan global semakin ketat, sehingga menuntut bangsa Indonesia menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, guna dapat bersaing dengan negara lain. Untuk itu, dia memotivasi generasi muda Indonesia untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya dan menguasai teknologi. "Bangsa Indonesia juga harus saling percaya, baik antar-masyarakat maupun antara masyarakat dengan pemerintah dan sebaliknya," politisi asal Lampung itu.

Kakak kandung Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan itu juga menjelaskan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah muncul, jika para pemimpinnya berlaku adil. Dia menyatakan, sedih kondisi bangsa Indonesia saat ini yang terjadi pergeseran nilai-nilai dari menjunjung tinggi kearifan lokal menjadi menjunjung tinggi uang. "Supremasi hukum juga ditegakkan secara adil," kata dia.  

Menurut dia, saat ini, orang kaya lebih dihormati tanpa melihat dari mana memperoleh uang daripada orang jujur dan berlaku adil. "Uang yang menjadi dewa, dapat membahayakan nasionalisme Indonesia," kata politisi PAN itu. (**/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16273


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved