Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

PLN Lampung Latih Produksi dan Pemasaran ke Kelompok Petani Kopi di Lampung Barat
Lampungpro.co, 11-Sep-2023

Febri 1158

Share

PLN Lampung Saat Melatih Petani Kopi Lampung Barat | Lampungpro.co/Dok PLN

LIWA (Lampungpro.co): PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung, melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) menyelenggarakan pelatihan produksi dan pemasaran bagi 25 petani kopi di Lampung Barat, Senin (11/9/2023).

Pelatihan tersebut, merupakan wujud komitmen nyata dari PLN UID Lampung dalam mewujudkan kemandirian masyarakat, yang sejalan dengan salah satu sustainable development goals (SDGs) yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Dengan menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bandar Lampung (UBL), PLN memberikan bantuan alat produksi berupa mesin roasting, sorting, penggiling kopi, mesin pres kemasan.

Selain memberikan bantuan alat produksi, para petani kopi yang tergabung dalam Kelompok Tani Gamba Kupi juga diberikan pelatihan dengan berbagai materi guna menunjang usaha yang dijalankan.

General Manajer PT PLN (Persero) UID Lampung, Saleh Siswanto mengatakan, program TJSL pelatihan produksi dan pemasaran petani kopi Liwa ini, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM khususnya di Lampung Barat, agar bisa tumbuh bersaing dengan pelaku usaha lainnya.

Dengan berkembangnya UMKM, diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dan berdampak positif bagi pendapatan daerah. Pelaku UMKM juga dibekali dengan pelatihan dasar seperti ragam perizinan usaha, pemasaran, sampai dengan pengelolaan keuangan, kata Saleh Siswanto.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Gamba Kupi, Feby Mulia Ibka Sari mengungkapkan rasa syukurnya kepada PLN, atas bantuan yang diberikan kepada kelompok tani yang telah berdiri sejak 2021.

Kami memang sangat membutuhkan dukungan ini, agar petani kopi khusunya di Pekon Way Empulau Ulu bisa memaksimalkan kualitas kopi yang diproduksi, sehingga dapat memasarkan produk dengan lebih baik, ungkap Feby.

Menurut Feby, selama ini para petani kopi baru bisa menghasilkan biji kopi mentah yang belum diolah dan dijual kepada pengepul ataupemasok biji kopi, sehingga dengan adanya program ini diharapkan Kelompok Tani Gamba Kupi dapat mengembangkan produk kopi lainnya dan menjadikan produksi kopi sebagai mata pencaharian utama bagi anggota Kelompok Tani Gamba Kupi.

Sementara itu, Ketua LPPM UBL, Hendri Dunan menjelaskan, pihaknya mengapresiasi atas dukungan yang diberikan PLN dalam program TJSL untuk petani kopi.

"Sebagai mitra, kami siap untuk mengawal dan menghadirkan tenaga pengajar terbaik seperti praktisi UMKM maupun pengolahan kopi. Kami berharap pelatihan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani kopi," jelas Hendri Dunan. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16188


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved