Bandar Lampung (Lampungpro.co): Komitmen UIN Raden Intan Lampung dalam membangun pendidikan tinggi Islam yang berdaya saing global namun berakar kuat pada kearifan lokal kembali mendapat pengakuan. Rektor UIN RIL, Wan Jamaluddin Z, sebelumnya dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Pendidikan Bervisi Global dan Pelestari Kearifan Lokal oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) JMSI Lampung ke-II yang digelar di Azana Boutique Hotel Lampung, Minggu (21/12/2025). Apresiasi ini diberikan atas dedikasi Rektor UIN RIL dalam mendorong internasionalisasi kampus tanpa meninggalkan identitas budaya Lampung.
Di bawah kepemimpinan Prof. Wan Jamaluddin, UIN Raden Intan Lampung aktif menjalin kerja sama strategis dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri, baik dalam bidang akademik, riset kolaboratif, maupun penguatan jejaring internasional. Upaya tersebut menjadi bagian dari transformasi kampus hijau UIN RIL menuju perguruan tinggi berkelas dunia.
Komitmen terhadap pelestarian nilai-nilai lokal juga diwujudkan melalui penerbitan terjemahan Al-Qur’an berbahasa Lampung. Program ini dinilai sebagai kontribusi nyata UIN RIL dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah sekaligus memperkaya khazanah keislaman yang kontekstual dengan budaya lokal.
Semangat kepemimpinan visioner yang tumbuh dari daerah ini sejalan dengan arah kebijakan nasional Kementerian Agama Republik Indonesia. Pada tingkat nasional, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dianugerahi penghargaan Top Leader: Penggerak Perekonomian Nasional Melalui Pesantren dalam kategori Golden Leader pada Malam Anugerah Perayaan Milad ke-6 JMSI 2026 di Serang, Banten.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kementerian Agama dalam mendorong transformasi pesantren, tidak hanya sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai basis penguatan ekonomi umat di berbagai daerah.
Mewakili Menteri Agama, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Setjen Kemenag, Thobib Al Asyhar, menerima penghargaan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada JMSI serta menegaskan komitmen Kemenag dalam memperkuat ekosistem pesantren, terlebih dengan rencana kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren dalam waktu dekat.
Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, menjelaskan bahwa penghargaan Golden Leader diberikan melalui proses kurasi ketat selama tiga bulan. Menurutnya, Indonesia membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki visi besar, tetapi juga mampu mewujudkannya dalam aksi nyata.
Sinergi antara kepemimpinan nasional dan daerah ini menunjukkan bahwa transformasi pendidikan dan keagamaan dapat tumbuh kuat dari lokal, sekaligus memberi dampak luas bagi pembangunan bangsa. (HumasUIN-KRS)
Berikan Komentar
Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...
2217
Bandar Lampung
483
Bandar Lampung
596
423
24-Feb-2026
483
24-Feb-2026
538
24-Feb-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia