JAKARTA (Lampungpro.com): Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengajak semua stakeholder terkait untuk membangun kembali penguatan reformasi sistem keamanan untuk dapat menangkal radikalisme dan terorisme.
Ajakan tersebut merupakan salah satu dari sembilan gagasan yang dinamakan Sembilan Tuntutan Rakyat atau Senturi yang disampaikan Ketua Umum PB HMI Respiratori Saddam Al-Jihad di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pembukaan Sekolah Pimpinan (Sepim) HMI Tahun 2018, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/10/2018) sore.
Sebuah gagasan besar bahwa ada hal yang penting dari reformasi sistem keamanan adalah penanggulangan radikalisme dan terorisme itu tentunya harus bekerja sama stakeholder negara dan stakeholder bangsa, jelas Sadam.
Saddam menambahkan sebuah gagasan yang besar, yang ingin diciptakan oleh HMI yaitu youth government atau pemerintahan pemuda. Gagasan ini untuk keberlanjutan bangsa dalam menantang anak-anak muda berkontribusi aktif dan positif demi keberlanjutan bangsa dan negaranya ke depan, ujar Saddam yang jugs alumnus SMAN 2 Tanjungkarang, Bandar Lampung, itu. (PRO1)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16252
EKBIS
8882
Bandar Lampung
6219
111
04-Apr-2025
127
04-Apr-2025
155
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia