Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Tiga Tewas Akibat Truk Rem Blong di Tolgate Pelabuhan Bakauheni, ini Delapan Langkah Perbaikan
Lampungpro.co, 10-Dec-2020

Amiruddin Sormin 864

Share

Tolgate Pelabuhan Bakauheni pasca kecelakaan lalu lintas, Selasa (8/12/2020). LAMPUNGPRO.CO/DITLANTAS POLDA LAMPUNG

BAKAUHENI (Lampungpro.co): Pasca kecelakaan lalu lintas yang menewaskan tiga orang di Tolgate Pelabuhan Bakauheni, Senin (7/12/2020) malam, Dirlantas Polda Lampung, Kombes Donny Sabardi Halomoan Damanik, melaksakanan survei ke tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (8/12/2020). Usai peninjauan, ditindaklanjuti rapat yang dihadiri antara lain GM Pelabuhan ASDP Pelabuhan Bakauheni Capten Solikhin, Manager Usaha Pelabuhan ASDP Bakauheni Nana Sutrisna, KBO Direktorat Lantas Polda Lampung AKBP Sugeng SW, Kasubdit Gakum Kompol Beni, dan Kadishub Provinsi Lampung.  


Pada pertemuan itu disampaikan hasil survei dan analisa kecelakaan lalu lintas antara dump truck BK 8222 DT dan truk Fuso BE 8783 AL yang mengakibatkan tiga korban meninggal dunia dan dua luka ringan. Hasil rapat koordinasi bersama instansi terkait di Kantor ASDP Bakauheni disepakati untuk segera direalisasikan.

Ada delapan langkah perbaikan untuk menghindari terjadinya kecelakaan serupa, yakni pemasangan running text, khusus kendaraan truk dan bus menuju exit melalui interchange pada Km 8 Bakauheni Utara. Melalui media pers, dalam pengalihan kendaraan truk dan bus menuju exit toll Bakauheni Utara pada Km 8,

Menempatkan personil Patroli Jalan Raya (PJR) pada Km 5 untuk memutar balik menuju Bakauheni Utara, apabila truk dan bus melanggar. Memasang rambu-rambu himbauan untuk mengurangi kecepatan menuju titik black area Tolgate Bakauheni.

Memasang pita kejut pada jalan tol sebelum masuk area Tolgate Bakauheni. Pihak ASDP membuat jalur penyelamat pada Km 1 dan  memasang rambu rambu kurangi kecepatan, dan himbauan untuk gigi dua pada Km 2 sampai dengan titik lokasi black area.

Pihak pengelola Jalan Tol Trans Sumatera yakni PT Hutama Karya memberi penambahan penerangan pada Km 01, 003, dan 06 sampai dengan titik black area. Pihak pengelola tol PT Hutama Karya memasang pita kejut setiap 100 meter mulai Km 1 di dalam jalan tol. "Tujuannya agar tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman dan kondusif, serta terwujudnya situasi zero accident," kata Kombes Donny. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16738


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved